Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > ABON JANGILUS SUKABUMI MULAI MENCURI PERHATIAN

ABON JANGILUS SUKABUMI MULAI MENCURI PERHATIAN

Masaginews.com – Ragam produk makanan lokal Sukabumi perlahan mulai mendapat tempat di masyarakat, kini yang mulai dilirik adalah Abon Marlin.

Ikan Marlin atau yang oleh masyarakat lokal disebut Jangilus ternyata memiliki rasa yang unik sekaligus enak jika diolah menjadi abon, seperti yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Wanita Nelayan Bahari Power di Kampung Cipatuburan, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Minggu (24/12).

Kelompok yang dipimpin Ayi Mulyani (45) memilih mengolah ikan marlin menjadi abon mengingat ketersediaan ikan marlin yang menjadi bahan baku cukup berlimpah di Palabuhanratu, belum lagi latar belakang mereka sebagai istri nelayan yang keseharian banyak bersentuhan dengan hasil laut cukup akrab dengan olahan ini.

Kepada Masaginews.com Ayi berkisah usaha yang ia lakukan bersama ke lima anggota kelompoknya berawal dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) atau program pertangung jawaban sosial perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berlokasi disekitar tempat tinggalnya.

” Awalnya ini program CSR PLTU tapi ternyata produk yang kami buat banyak yang menyukai, bahkan pesanan mulai berdatangan “, ujar Ayi.

Ayi melanjutkan, pesanan sudah ada yang datang dari Singapura selain dari berbagai daerah di luar Jawa Barat,” sudah ada yang pesan dari Singapura, kalo di dalam negeri ada yang pesan juga dari Jawa Tengah dan Papua”.

Meski demikian Ayi dan kelompoknya belum bisa memproduksi abon ikan marlin secara masal,” produksi abon ikan marlin kami masih terbatas, alat dan sumber daya yang kami miliki baru bisa mengolah ikan marlin sebanyak 25 kg sekali produksi dan rata-rata dalam sebulan kami mengolah dua kali”, terang Ayi.

Ayi bersama kelompoknya menjual abon ikan marlin dengan nama Abon Marlin Cipatuburan Baru, ada dua ukuran kemasan yang mereka keluarkan yaitu 100 gram dan 250 gram, Ayi menambahkan jika produk mereka bisa bertahan selama enam bulan meski tidak menggunakan bahan pengawet. (Dick)

REKOMENDASI:

BALAWISTA LUPUT DARI PERHATIAN PEMDA MASAGINEWS.com - Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu senantiasa memberikan pelayanan pengamanan preventif bagi para wisatawan yang berkunjung ke sejumlah obyek wisata pantai luput dari perhatian pemer...
Lagi, Pohon Tumbang Hantam Belasan Mobil di Bunut Masaginews.com- Angin kencang yang melanda Kota Sukabumi, Kamis (26/4) mengakibatkan pohon beringin yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH Kota Sukabumi tumbang dan menimpa belasan mobil yang terparkir. ...
mengawali Muhibah Ramadhan 1438 H Bupati Sukabumi di Masjid Al-Istiqom... Bulan Suci Ramadhan hendaknya dijadikan media pencerahan bagi sikap dan tindakan manusia, sehingga dari waktu ke waktu, dari hari ke hari amaliah kita akan terus mengalami peningkatan, baik dari segi kualitas maupun kuan...
INI KATA POLAIRUD SOAL LOKASI HILANGNYA BOCAH SEMBILAN TAHUN DI PANTA... Masaginews.com - Haikal bocah berusia sembilan tahun warga Jalan Pelita Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang hilang terseret ombak Pantai Rawakalong, Kamis (28/12) sore. Ternyata berenang di lokasi ...
Keberadaan Pengamen Ganggu Warga Yang Tengah Ngabuburit di Alun-Alun Masaginews.com- Taman Alun-Alun Kota Sukabumi yang berada di depan Masjid Agung menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga sekitar untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Sejak Ashar, bebera...