Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > ANTISIPASI MUSIM KEMARAU, DESA GANDASOLI CIKAKAK KABUPATEN SUKABUMI BANGUN EMBUNG

ANTISIPASI MUSIM KEMARAU, DESA GANDASOLI CIKAKAK KABUPATEN SUKABUMI BANGUN EMBUNG

Masaginews.com – Bermukim di daerah ketinggian dengan dikelilingi wilayah pegunungan, bukan hal mudah bagi para petani yang tinggal di Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi mendapatkan pasokan air untuk mengairi lahan persawahan khususnya pada saat musim kemarau.

Begitu vitalnya kebutuhan akan air untuk sektor pertanian, menjadi perhatian serius Pemerintahan Desa Gandasoli dengan membangun Embung berkapasitas 1.500 meter kubik di Kampung Cibodas RT 01/01.

Warga sedang mengerjakan pembangunan embung berkapasitas 1.500m3 di Kampung Cibodas RT 01/01 Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. (Foto: Muhammad Saeban)

Adapun anggaran pembangunan embung Rp 300 juta, bersumber langsung dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Progres pengerjaan embung sudah 40 persen, kami menargetkan akhir bulan Desember ini bisa selesai kalau tidak terkendala oleh cuaca,” ujar Kepala Desa Gandasoli Muhammad Saeban kepada Masaginews.com di ruang kerjanya, Selasa (19/12).

Pembangunan embung dikerjakan secara swakelola dengan memberdayakan warga. Jika sudah selesai, diperkirakan sekitar 100 dari total 400 hektar lahan persawahan di Desa Gandasoli akan teraliri air yang mengalir melalui sungai kecil dan saluran irigasi.

“Salah satu program Kemendes, desa diharuskan membangun embung. Kondisi Desa Gandasoli meski dikelilingi pegunungan, masih sangat sulit mendapatkan pasokan air secara normal. Apalagi kalau musim kemarau, mata air menjadi sedikit,” jelas Saeban.

Selain untuk memenuhi kebutuhan air bagi areal persawahan, ungkap Saeban, keberadaan embung kedepannya bisa ditata menjadi sebuah wisata permainan wahana air dan lokasi yang cocok untuk foto selfie jika airnya bersih.

“Harapan kami kedepannya ingin dibangun embung lagi, tapi perencanaan dan persiapannya harua betul-betul matang,” tandasnya. (Feb/Deri).

REKOMENDASI:

NIHIL, BESOK SARDA GUNAKAN ALAT SELAM CARI KORBAN HANYUT SUNGAI CIAWI ... Masaginews.com - Tim SAR Daerah (Sarda) Kabupaten Sukabumi masih belum berhasil menemukan Supyani (60) warga Kampung Ciawi, Desa Cidadap, RT 04/10, Kecamatan Simpenan yang di duga hanyut dan tenggelam diseret arus Sungai...
Ini Pesan Terakhir Pedangdut Agus Kenek Sebelum Wafat Kabupaten Sukabumi - Wafatnya penyanyi dangdut Agus Makmun atau lebih dikenal Agus Kenek pada Sabtu, (14/7) meninggalkan duka yang cukup dalam bagi pecinta dangdut dan warga khususnya Sukabumi. Semasa hidupnya, penyan...
Jalur Menuju Geopark Tak Pernah Sepi Dipadati Wisatawan Masaginews.com - Arus Lalu lintas di Jalan Pelabuhan II, hari ini, Jum'at (22/6) masih banyak dilalui kendaraan yang menuju kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kendaraan yang melintas didominasi...
BAWA SHABU, AHH DIGELANDANG KE POLRES SUKABUMI Masaginews.com - Satuan Narkoba Polres Sukabumi mengamankan AHH alias Uyung bin Acep (42 tahun) warga Kampung Tugu, RT 01/02, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang diduga melakukan tindak pidana pen...
Kampanye Hitam di Medsos Cara Yang Tidak Bermartabat Masaginews.com - Polres Sukabumi Kota akan terus berupaya menciptakan suasana kondusif selama gelaran Pilkada Jabar 2018, salah satunya dengan mengawasi kampanye hitam melalui media sosial (medsos) selama masa pilkada. ...