Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > ASYIK, KOTA SUKABUMI TERNYATA PUNYA OBJEK WISATA EDUKATIF BARU?

ASYIK, KOTA SUKABUMI TERNYATA PUNYA OBJEK WISATA EDUKATIF BARU?

Masaginews.com – Selain objek wisata Air Panas Cikundul yang berlokasi di Kecamatan Lembursitu. Kota Sukabumi kini memiliki satu lagi destinasi wisata yang bersifat lebih edukatif bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

Mau tahu dimana ?, Ya, lokasinya berada tepat di Tempat Pengolahan AKhir (TPA) Sampah di Cikundul masih di wilayah Kecamatan Lembursitu. Sejak pengelolaannya beralih menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT), inovasi dan kreativitas terus dikembangkan sebagai upaya menghilangkan kesan jijik bagi yang berkunjung ke pembuangan akhir sampah tersebut.

Selain bisa melihat proses pengolahan sampah dari awal sampai akhir, pengunjung juga bisa menyaksikan pembuatan pupuk kompos dan gas metan untuk bahan bakar. Uniknya setelah lelah berkeliling TPA, pengunjung dapat melepas penat di Cafe Metania yang menyuguhkan beragam makanan dan minuman. Tentunya setiap masakan yang disajikan, dimasak menggunakan kompor berbahan bakar gas metan.

“Sejak ada UPT, banyak kunjungan dari sekolah-sekolah dan kampus. Bahkan pernah ada mahasiswa UI melakukan penelitian di sini. Makanya kami berupaya mengubah tempat pengolahan sampah menjadi lokasi yang menyenangkan untuk dikunjungi”, jelas Kepala UPT TPA Cikundul, Novian Rahmat Taufik, Jumat (15/12).

Rencananya dalam waktu dekat, UPT TPA Cikundul akan mengembangkan lahan cadangan penampungan sampah agar dapat dimanfaatkan pada bulan April 2018 yang luasnya mencapai 8.000 m2 dengan kedalaman 5 meter ditambah lagi ketinggian 5 meter. Diperkirakan lahan cadangan ini dapat menampung sampah sekitar 100 ribu ton dan usianya sampai dengan tahun 2020.

“Saya bersama rekan-rekan menyiasati dengan memanfaatkan celah-celah lahan, supaya bisa menampung sampah yang berdatangan dari berbagai pelosok Kota Sukabumi. Tujuannya untuk memperpanjang usia TPA”, tandas Novian. (Gio/Feb)

REKOMENDASI:

KENALAN DI FACEBOOK GADIS DIBAWAH UMUR DI SUKABUMI JADI KORBAN PERKOSA... Masaginews.com - Polres Sukabumi akhirnya menangkap RD (21) pelaku perkosaan terhadap U 14 tahun warga Kampung Babakan, Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (04/02). Kapolres Sukabumi, AKBP ...
Warga Kadudampit Harus Berjalan Ratusan Meter Hanya untuk BAB Kabupaten Sukabumi - Warga Kampung Taman, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi membutuhkan sarana mandi cuci kakus (MCK) yang memadai. Bahkan untuk mencapai lokasi yang ada warga harus berjalan ka...
INILAH CARA JITU AGAR TAK DITILANG POLISI MASAGINEWS.com - Jajaran Satuan Lalu lintas Polres Sukabumi saat ini sedang menggalakan operasi zebra sejak tanggal 1 hingga 14 Nopember 2017 mendatang. Bagi pengendara yang tak ingin ditilang, Kasat Lantas Polres Suk...
Bupati Ambil Sumpah 91 PNS BLUD RSUD palabuhanratu Pengambilan Sumpah atau janji PNS sangat penting untuk menjamin setiap tugas kedinasan agar dapat dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab serta senantiasa patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku. Demikian diungkapkan...
Tidak Hanya Demo SCG, Massa Buruh Juga “Segel” PT Nadira Kabupaten Sukabumi - Aksi massa ratusan buruh di depan PT.SCG sempat diwarnai pergerakan .enuju kantor PT. Nadira Kencana Persada (NKP) yang berada di wilayah ruko pasar pangleseran, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunung Gur...