6 Tahun PT PYI Belum Ganti Alih Fungsi Lahan

CIANJUR – Posko Perjuan Rakyat (Pospera) Kabupaten Cianjur mendesak PT. Pou Yuen Indonesia untuk segera melakukan kewajibannya yakni alih fungsi lahan yang di pakai gedung kantor dan pabrik sejak enam tahun lalu.

Ketua Pospera Kabupaten Cianjur, Adi Supriadi menilai perusahaan yang berdiri pada tahun 2015 ini sudah seharusnya menetaskan janji yang hingga kini belum terealisasi.

“Sudah selama enam tahun berdirinya PT Pou Yuen Indonesia (PYI) Kabupaten Cianjur diketahui hingga kini belum menjalankan kewajibannya,” kata Adi pada wartawan, Jumat (04/11/2021).

Pada saat itu, kata dia, PT Pou Yuen Indonesia (PYI) berjanji akan membangun irigasi di daerah Cianjur Selatan untuk mengganti lahan pesawahan yang telah dipakai pembangunan.

“Ini tentunya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang seolah diam dengan kewajiban perusahaan itu,” kata dia.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Pemda Cianjur agar menagih janji Perusahaan tersebut agar menetaskan kewajibannya.

“Bisa saja pemda Cianjur menutup ijin operasional ketika misalkan kewajibannya belum terpenuhi,”ungkapnya.

Menurutnya, kisaran nilai pergantian alih fungsi lahan PT Pou Yuen Indonesia (PYI) mencapai milyaran rupiah.

“Jadi ketika pabrik berdiri maka harus ada alih fungsi lahan, ada pergantian lahan sawah yang dipakai. Untuk kisaran nilainya 28 Milyar,” tutupnya.

Disisi lain, pihak PT Pou Yuen Indonesia (PYI) hingga saat ini masih belum memberikan konfirmasi terkait kewajibannya yakni alih fungsi lahan yang di pakai gedung kantor dan pabrik. (Red)