Lagi, Warga di Desa Sukatani Pertanyakan Adanya Potongan Dana BTS

Kabupaten Cianjur – Warga di Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, kembali mengalami kekecewaan atas Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan bagi masyarakat terdampak covid-19 diduga adanya pemotongan sepihak.

Karena, sebelumnya terjadi pemotongan yang dilakukan sejumlah oknum RT di Desa Sukatani dengan jumlah pariatif.

Berdasarkan informasi, BST yang diberikan kementrian berupa uang Rp 600 ribu kepada warga terdampak Covid-19 dipintai kembali beberapa ke RTan di RW 01,05 dan 06 tanpa penjelasan untuk apa uang tersebut dipinta.

Namun, kali ini penerima dipintai tanda tangan untuk pencairan dana BST selanjutnya, tetapi para warga tidak mengetahui jelasnya tanda tangan itu. Bahkan uang yang sudah dipintai dari warga penerima tidak ada kejelasannya dikemanakan.

Salah seorang warga Kampung Curwangi, Ade Bakar mengatakan, beberapa warga mengeluhkan adanya tanda tangan yang dipinta RT tanpa ada kejelasan untuk apa.

“Katanya sih untuk pencairan BST selanjutnya, namun, sangat mencurigakan. Diduga tanda tangan itu digunakan menutupi adanya potongan yang dilakukan pihak desa, karena akan ada pemeriksaan dari tim Kementrian,” kata dia.

Dia mengungkapkan, banyak kejanggalan pendistribusian bantuan untuk terdampak Covid-19. Masih banyak bantuan yang turun namun penerimanya sudah meninggal.

“Banyak data nama yang keluar, tetapi penerimanya sudah meninggal dan berpindah domisili ke desa atau kecamatan lainnya. Namun, tidak tahu dialihkan kemana,” ujarnya.

Sementara Anggota BPD Desa Sukatani, Haji Hasan, menuturkan, jika masyarakat merasa tidak jelas adanya tanda tangan tersebut, pihaknya siap akan mengklarifikasi.

“Saya akan klarifikasi langsung ke masyarakat bila dimintai tanda tangan tanpa dijelaskan maksud dan tujuannya,” katanya.

Disisi lain, Sekertaris Desa (Sekdes) Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Sutisna Mulyana, menuturkan, pihaknya belum mengetahui adanya hal tersebut. “Saya belum tahu ada informasi itu, tapi nanti saya tanya dulu dan cari tahu,” pungkasnya.

Berita sebelumnya, warga penerima bantuan sosial yang terdampak Covid-19 di Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur menuai protes. Pasalnya, setelah menerima uang, penerima bantuan dipotong oleh ketua RT setempat. ***