Mobil Pikap Juga Bisa Atraksi Freestyle, Ini Buktinya

Kabupaten Cianjur Wheelie atau aksi mengangkat roda depan merupakan salah satu bagian dari atraksi freestyle yang kerap dilakukan pengendara sepeda motor. Namun, wheelie juga bisa dilakukan sebuah mobil. Tak percaya ?

Aksi wheelie juga bisa dilakukan mobil bak atau jenis kendaraan pikap. Seperti mobil pikap tepat di perlintasan kereta api di Jalan Raya Maleber, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kamis (9/1/2020).

Akan tetapi, aksi mengangkat roda depan ini bukan sengaja untuk pamer atau sekadar freestyle. Sebaliknya, wheelie itu terjadi karena pikap tersebut dipaksa mengangkut barang dalam jumlah banyak atau kelebihan muatan.

Sontak saja, saat mobil akan melaju, bagian bak belakang yang overload, mampu membuat bagian ban depan terangkat, seperti atraksi wheelie.

Salah seorang saksi mata Sulaeman (26) menjelaskan, mobil pikap bermuatan sekam padi untuk pupuk tanaman itu, melaju dari arah Maleber menuju Bojong Kecamatan Karangtengah. Tetapi saat melintas di jalan yang sedikit menanjak tepat di perlintasan kereta api, bagian depan mobil terangkat seperti atraksi wheelie.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB. Kebetulan saya sedang mengendarai sepeda motor tepat di belakang mobil piakap putih itu. Dari belakang memang muatannya sudah tertumpuk cukup tinggi, benar saja saat diperlintasan kereta yang jalannya sedikit menanjak, mobil wheelie,” katanya.

Beruntung, mobil tersebut tidak terjungkal ke belakang dan menimpa pengendara di belakangnya. “Alhamdulillah masih diberi keselamatan, kalau sampai terjungkal ke belakang, pasti saya tertindih mobil dan muatannya. Selain itu, kereta api juga belum melintas,” ungkap Hambali.

Akibat kejadian tersebut, arus lalulintas di Jalan Raya Maleber sempat macet selama satu jam. Warga di sekitar lokasi pun berusaha membantu menurunkan muatan agar mobil bisa kembali normal dan lalulintas menjadi lancar.

Sementara, Fachrul Maulana (30) salah seorang warga berharap, ada tindakan dari intansi terkait mobil yang muatannya melebihi kapasitas. Dikhawatirkan kejadian tersebut kembali terulang hingga mengakibatkan korban.

“Sering ada mobil yang muatan berlebih, kalau bisa ditindak agar tidak membahayakan pengendara lain,” pungkasnya. ***