Pemkab Segera Resmikan Ekowisata Edukasi Kampung Beras Pandan Wangi

Kabuaten Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur akan segera meresmikan ekowisata berbasis  wisata edukasi yang diberi nama Kampung Beras Pandan Wangi. Penamaab lokasi wisata tersebut dihubungkan dengan salah satu ciri khas Kabupaten Cianjur, yakni beras yang terkenal dengan kelezatan dan Wangi khas beras Pandan Wangi.

Kiji, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan olahraga Kabupaten Cianjur mulai melakukan penelitian dan Pengembangan ekowisata berbasis wisata edukasi kampung beras Pandan Wangi yang berada di Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur.

Kepala dinas Pariwisata Kepemudaan dan olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana menjelaskan kegiatan ini adalah untuk membangun komitmen dengan semua pihak sehingga pemanfaatan ekowisata didaratan dapat dikembangkan.

Pihaknya juga mengatakan bahwa lokasi wisata ini lebih kepada wisata edukasi, yaitu tata cara mengelola padi yang akan langsung di dampingi oleh petani dan ahlinya, terutama untuk para pelajar yang berkunjung ke lokasi ekowisata kampung beras Pandan Wangi.

“Nantinya akan ada kerja sama dengan masyarakat setempat terkait pengelolaan ekowisata, dan diharapkan masyarakat memiliki akses lebih terhadap kawasan wisata kampung beras Pandan Wangi dengan membuka lahan kuliner eco green, handicraft atau merchandise yang dikelola langsung oleh masyarakat setempat,” ujar Yudi.

Yudi menambahkan, Program Wisata Edukasi ini juga untuk mengajak masyarakat, pelajar dan mahasiswa agar lebih mencintai dan merasa bangga akan hasil Bumi serta sumberdaya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Cianjur, yang menjadi salah satu ikon dan ciri khas dari Cianjur sendiri, yakni Beras Pandan Wangi yang sudah terkenal ke berbagai Kota dan Mancanegara.
“Untuk membangun komitmen semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat untuk memanfaatkan sumberdaya alam dalam hal ini kita ingin mengembangakan ekowisata didaratan atau terrestrial, nantinya kita juga akan melakukan pendampingan kepada masyarakat terkait pengelolahan ekowisata, harapannya akses kelola masyarakat terhadap kawasan lahan pertanian terutama wilayah yang mempunyai hasil bumi seperti Beras Pandan Wangi,” kata Yudi. ***