Penandatanganan Kesepakatan Bersama DOB Cisel, Kado di Hari Jadi Cianjur

Kabupaten Cianjur – Penandatanganan surat kesepakatan Daerah Otonomi Daerah (DOB) Cianjur Selatan, antara pihak Pemkab Cianjur, DPRD Kabupaten Cianjur, dan Paguyuban Masyarakat Cianjur Kidul (PMCK), menjadi salah satu kado masyarakat Cianjur Selatan di Hari Jadi Cianjur ke 343.

Penandatanganan yang dilakukan saat Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-343 Kabupaten Cianjur di Gedung DPRD Cianjur disambut suka cita oleh warga Cianjur Selatan yang sedang menyaksikan.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman berjanji akan terus mendampingi proses pemekaran DOB Cianjur Selatan. “Saya janji bukan hanya penandatanganan, tapi saya akan menggaet, mendampingi, mendukung agar cita-cita warga Cianjur selatan untuk mekar terealisasi secepatnya,” ujar Herman usai penandatangan persetujuan bersama pemekaran DOB Cianjur Selatan, Minggu (12 Juli 2020).

Menurutnya, hal tersebut adalah sejarah dan sebuah kado bai masyarakat Cianjur Selatan di Hari Jadi Cianjur. “Momen sejarah kita menandatangani pemekaran Cianjur Selatan ini juga sebagai kado bagi masyarakat Cianjur Selatan dalam rangka Hari Jadi Cianjur,” imbuhnya.

Herman mengungkapkan akan menyerahkan langsung persetujuan bersama yang sudah ditandatangani dirinya dengan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, Senin (13 Juli 2020) kepada Panitia Pemekaran Cianjur Selatan di Kecamatan Sindangbarang.

“Sekaligus saya akan ekspose rencana pembuatan Pendopo Cianjur tepatnya di Cianjur Selatan di Sindangbarang. Mess Pemda di belakang kantor kecamatan itu akan kita bongkar di tahun 2021 akan kita pindahkan ke Desa Mekarlaksana. Juga akan saya sampaikan mengenai nanti perkantoran pemda, TNI/Polri akan saya sampaikan besok di Sindangbarang,” jelasnya.

Menurutnya, usulan pemekaran DOB Cianjur Selatan yang terpenting masuk ke pemerintah pusat.

“Kita yang penting masuk aja dulu ke pemerintah pusat. Ini kan regulasinya oleh pemerintah pusat belum dicabut, yang penting kita masuk dulu. Pada saat dicabut (moratorium), kita sudah ready (siap), jadi kita tidak menunggu dicabut dulu yang penting kita masuk aja dulu. Kita sebagai daftar nominatif untuk pemekaran,” tandas Herman. ***