Selama Pandemi Covid-19 Tutup, Wana Wisata Pokland Kembali Buka Pada 8 Juni

Kabupaten Cianjur – Selama panedemi Virus Korona (Covid-19) di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cianjur, sejumlah perkantoran, pertokoan, pendidikan dan sejumlah tempat wisata di tutup total. Hal itu, guna mencegah merebaknya virus yang mematikan tersebut.

Namun, dengan berjalannya waktu dan kebijakan pemerintah dalam waktu dekat beberapa wisata di Cianjur kembali beroperasi. Meski begitu, tetap mematuhi protokol kesehatan saat new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Salah satunya, Wana Wisata Pokland yang berada diwilayah Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur. Rencananya, akan dibuka kembali hari senin 8 Juni 2020, sehingga para pengelola nampak mulai dipersiapkan kembali untuk dibuka.

Nantinya, saat memasuki wana wisata pokland, para pengunjung dan tempat wisata akan banyak perubahan kebiasaan dan menuju adaptasi kebiasaan baru. Seperti penyemprotan desinfektan tempat wisata yang akan dilakukan 4 hari sekali, pengunjung disediakan tempat cuci tangan, dan pengunjung wajib memakai masker serta jaga jarak.

Kelompok penggerak Pariwisata (Kompepar) Wana Wisata Pokland, Ayi Juanda mengatakan, semenjak pandemi Covid 19 Wana Wisata Pokland tutup total. Namun setelah melihat situasi saat ini untuk wilayah Kabupaten Cianjur dan kebijakan pemerintah, maka pihaknya mulai berbenah untuk mempersiapkan kembali dibukanya Wana Wisata Pokland.

Para pengunjung dan petugas tetap akan menjalankan program sesuai protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran covid 19.

“Para pengunjung yang datang ke pokland diharuskan mematuhi protokol kesehatan dan wajib menggunakan masker,” katanya saat ditemui diwana wisata pokland.

Ayi menjelaskan, pengunjung sebelum masuk wisata pokland terlebih dahulu dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selain itu, bila tidak menggunakan masker tidak diizinkan masuk.

“Protokol kesehatan diperketat agar para pengunjung bisa nyaman tanpa takut ada penularan. Bahkan kami juga mempersipkan masker bila mana ada pengunjung lupa membawa masker namun itu tidak gratis,” kata dia.

Untuk dibukanya kembali wana Wisata Pokland, lanjut ayi, harga tiket tidak ada kenaikan ataupun penurunan.

“Harga tiket masih sama Rp 8.000 rupiah per orangnya. hanya saja bila Pengunjung tidak menggunakan masker harus beli dengan harga Rp 5.000 rupiah, karena itu protokol wajib kesehatan,” ujarnya.

Ayi berharap, pada tanggal 8 Juni nanti wana wisata pokland dapat sepenuhnya buka dan tidak ada kendala.

“Mudah-mudahan para pengunjung ramai kembali namun tetap mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya. ***