Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > DUGAAN PUNGLI DIJALUR LOJI-GEOPARK CILETUH SUKABUMI, POLISI: TIDAK ADA

DUGAAN PUNGLI DIJALUR LOJI-GEOPARK CILETUH SUKABUMI, POLISI: TIDAK ADA

Masaginews.com – Kabar adanya pungutan liar (Pungli) oleh beberapa orang terhadap pengguna kendaraan roda dua dan empat yang melintasi Jalan Loji- Geopark Ciletuh tepatnya jembatan diatas aliran Sungai Kp. Cisaar, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan ternyata tidak benar.

“Kalau pungli tidak ada, mungkin oknum yang mencari keuntungan. Setelah kami mendapat informasi, kami langsung mengarah kesana untuk memastikan namun sudah tidak ada.
Itu hanya anak muda yang membantu pengendara supaya lancar saat menuju arah Geopark Ciletuh,” ujar Kapolsek Simpenan AKP Aguk Khusaeni kepada Masaginews.com di lokasi, Minggu (31/12).

Aparat Kepolisian dan TNI bantu mengamankan jalan yang dilintasi pengendara (Edo/masaginews.com)

Aguk menegaskan, pihaknya sudah menghimbau kepada warga atau pemuda agar tidak meminta imbalan atau sampai memaksa.  “Demi kelancaran pengendara baik roda empat dan roda dua, Anggota Polsek Simpenan dibantu Anggota Kodim dan warga ikut mengatur kendaraan yang melintasi aliran Sungai Cisaar akibat jembatan yang belum bisa digunakan,” tegasnya.

Hal senada juga diutarakan Kaur Kesra Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Anang Suryana yang mengatakan tidak ada pungli. ” Kalau dikataakan pungli memang tidak ada, namun karena anak-anak mau membantu yang lewat ada yang mengasih uang ya mungkin mereka ambil. Karena mereka juga membantu ketika ada kendaraan yang mogok didorong,” ungkapnya.

Salah seorang pengendara asal Bandung, H. Dadin mengaku sengaja melintasi jalur baru Loji-Geopark Ciletuh karena cepat.

” Saya mau ke Geopark karena pengen tahu sejauh ini dimedia sosial sangat viral. Soal jalur ini saya sudah lihat, baca di media sosial mengenai himbauan dari kepolisian. Mau gimana lagi jalur ini paling cepat katanya, ya saya berhati hati aja lah dan mengikuti himbauwan dari petugas yang berjaga,” pungkasnya yang sedang istirahat. (Edo)

REKOMENDASI:

Kemenag Tuding Pemda Bertanggungjawab Awasi Gedung FKUB di Cikembar Masaginews.com - Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi menilai pengawasan gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Cikembar merupakan kewenangan pemerintah daerah. Dengan begitu, terbengkalainya gedung tersebut b...
FIRASAT ATMINI SEBELUM SUAMINYA HILANG TENGGELAM DI SUNGAI CIAWI KABUP... Masaginews.com – Atmini (73) istri dari Supyani (75) yang diduga tenggelam di sungai Ciawi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengaku memiliki firasat yang tak enak sebelum suaminya hilang saat member...
21 Orang Jadi Korban di Perairan Sukabumi Masaginews.com - Pesisir pantai Kabupaten Sukabumi, masih menakutkan bagi wisatawan yang berkunjung. Berdasarkan data Forum Komunikasi Search and Rescue (SAR) Daerah Kabupaten Sukabumi sepanjang Januari 2017 hingga Febru...
Warga Menyemut Tangkap Impun di Muara Citepus Reportase :  Edo Supriadi Masaginews.com - Ada yang berbeda sore hari tadi di muara sungai citepus di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Ratusan warga tumpah ruah di bibir muara sambil membawa sirib (jaring ...
Lokasi Kampanye Terbuka Pindah ke Jalur Lingsel Masaginews.com - Jalur Lingkar Selatan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi dipastikan menjadi lokasi rapat umum kampanye terbuka Pilkada 2018. Penentuan lokasi ini berdasarkan usulan pihak Polres Sukab...