Akhir Januari, Harga Lauk Pauk di Sukabumi Menurun Drastis

Kota Sukabumi– Jelang akhir Januari berbagai harga kebutuhan pokok sehari-hari cenderung mengalami penurunan harga. Lauk-pauk seperti daging ayam, ikan dan telur misalnya, meskipun ada juga yang mengalami kenaikan harga namun jumlah komoditi yang mengalami penurunan justru lebih banyak.

Berdasarkan hasil monitoring harga yang dilakukan oleh Disperindag Kota Sukabumi di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede beberapa lauk-pauk mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Daging ayam broiler misalnya, jika sebelumnya dibanderol Rp39 ribu perkilogramnya kini dijual seharga Rp35 ribu. Sedangkan daging ayam kampung yang semula dijual Rp75 ribu perekornya kini turun menjadi Rp70 ribu saja.

Tak hanya itu, telur ayam negeri juga turun dari harga semula Rp27 ribu perkilogramnya kini menjadi hanya Rp25 ribu. Sementara ikan mas yang sebelumnya dijual seharga Rp28 ribu perkilogramnya kini turun menjadi Rp26 ribu. Adapun satu-satunya komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah ikan nila yang semula dihargai Rp28 ribu kini naik menjadi Rp29 ribu.

Dani Ramdani (34), salah seorang pedagang di Pasar Pasundan mengatakan penurunan harga tersebut tak terlalu berdampak banyak pada omzet penjualannya.

“Beberapa harga yang turun ya lumayan, ada sedikit perbedaan tapi tidak begitu signifikan karena setiap harinya penjualan naik turun kadang ramai kadang sepi,” ungkapnya kepada Masaginews.com

Sementara itu, Ukoy Rukoyah (56) salah seorang pembeli mengaku senang dengan harga lauk pauk yang murah. “Bersyukur harganya jadi murah sekarang ketimbang awal tahun baru ya, jadi lauk pauk setiap harinya bisa bervariasi,” tandasnya. (*)