Warga Ciemas Sukabumi Menyulap Limbah Bambu Jadi Kerajinan Bernilai Jual

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi – Memanfaatkan limbah bambu dari pantai Geopark Ciletuh, Yudi (40) seorang warga Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menyulapnya menjadi kreasi kerajinan tangan yang bernilai jual.

Dengan menggunakan alat seadanya, ia mengolah limbah bambu tersebut untuk dijadikan satu paket peralatan jamuan minum seperti teko, gelas dan nampan.

“Awalnya saya membuat asbak dan tempat sendok, lalu ada teman yang tertarik membelinya. Dari situ saya mulai serius menggeluti kerajinan ini sejak tiga bulan lalu,” jelasnya kepada Masaginews.com.

Selain memanfaatkan limbah bambu yang ada, ia juga membeli bambu sendiri untuk membuat kerajinan tersebut. Untuk sebuah gelas yang terbuat dari bambu ia menjualnya dengan harga Rp10 ribu saja perbuahnya.

Sedangkan jika pembelian sepaket yang berisi sebuah teko, empat buah gelas dan sebuah nampan bambu pihaknya membanderolnya seharga Rp250 ribu. Karena masih terbilang baru, pemasarannya masih dilakukan secara lokal.

“Untuk pemasarannya saya pajang di rumah dan juga lewat media sosial. Penghasilannya tidak menentu, tapi pembeli dari luar kota sudah sampai Bogor dan Karawang,” tandasnya. (Ari)