Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Otonomi > Enam Sungai di Palabuhanratu Dibersihkan Dari Ancaman Sianida dan Mercury

Enam Sungai di Palabuhanratu Dibersihkan Dari Ancaman Sianida dan Mercury

Masaginews.com – Enam aliran sungai yang seluruhnya bermuara hingga ke Teluk Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat pagi (13/4), menjadi target tindak pembersihan dari ancaman pencemaran limbah, termasuk zat berbahaya sejenis Sianida dan Mercury.

Ke enam sungai yang seluruhnya membentang di wilayah Kecamatan Palabuhanratu tersebut antara lain Sungai Cipalabuhan, Sungai Cidahon, Sungai Cipatuguran, Sungai Panyairan, Sungai Jembatan Dua Pangsor dan Sungai Cibeas.

Kontributor Masaginews.com Alma Agustina melaporkan proses pembersihan yang melibatkan para personil Satgas Patroli Sungai dari Dinas Lingkungan hidup (DLH) itu dilakukan melalui dua metode. Pertama, melalui penyisiran sepanjang aliran sungai dengan menggunakan dua unit perahu karet. Sedangkan satu metode lagi dengan cara berenang atau menyelam di beberapa lokasi yang aliran sungainya tersendat akibat tertutup.

Menurut Kepala Seksi Pengendalian Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi Ajat Sudrajat menerangkan aksi turun ke sungai yang menjadi bagian dari Porgram Kali Bersih (Proksih) ini ditujukan sebagai upaya pengendalian pencemaran sungai dari bahaya limbah hingga zat kimia sejenis sianida dan mercury.

Disebutkannya strategi dalam pengendalian pencemaran air diantaranya mengurangi dan melarang limbah air limbah serta tinja langsung masuk ke sungai, tidak membuang sampah ke sungai, mengupayakan pelestarian daerah aliran sungai (DAS), pada hulu sungai pepohonan tidak ditebang agar mencegah terjadinya erosi.

“Termasuk merubah mindset masyarakat yang selama ini selalu mengganggap sungai adalah tempat untuk membuang sampah,” jelasnya.  Kegiatan proksih ini, bukan hanya dilakukan oleh para personil Satgas Patroli Sungai saja, tetapi juga melibatkan petugas dari sejumlah OPD lainnya seperti Dinas Perkimsih dan Satuan Pol PP Kabupaten Sukabumi.

Seperti diketahui, sejumlah aliran sungai di wilayah Kabupaten Sukabumi rentan terpapar Sianida maupun mercury. Pasalnya kedua bahan kimia itu kerap digunakan sebagai penunjang aktifitas pertambangan emas yang pada umumnya berlokasi di dekat aliran sungai. (*)

REKOMENDASI:

Alamak! DPRD Godok Raperda Selama Empat Hari Berturut-turut Masaginews.com - Entah karena dikejar target atau keterbatasan waktu, para anggota DPRD Kabupaten Sukabumi harus berlari secara marathon dalam menggodok tiga rancangan peraturan daerah (Raperda). Proses pembahasan tig...
Wow, SBY dan AHY Bakal Bergantian Kunjungi Sukabumi Reportase  :  Herry Febrianto Masaginews.com – Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY) beserta putra sulungnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dijadwalkan akan sege...
Jalan Stasiun Timur Kembali Satu Arah, Pukul 06.00-12.00 WIB     Masaginews.com - Dinas Perhubungan Kota Sukabumi kembali akan menerapkan sistem satu arah di ruas Jalan Stasiun Timur, Sabtu (31/03) mendatang. Berbeda dengan uji coba yang digelar pada 26 Februari...
Ratusan Warga dan Pelajar “Numplek” di Karnaval Palabuhanr... Kabupaten Sukabumi - Ratusan pelajar dan masyarakat Palabuhanratu dan sekitarnya pagi ini tumpah ruah mengikuti karnaval menyambut hari kemerdekaan ke 73 di Alun-alun Palabuhanratu. Dengan antusias para pelajar terlih...
Revolusi Mental Ala Satpol Air Palabuhanratu Masaginews.com - Kondisi kawasan pasar ikan yang berada di samping dermaga Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terlihat bersih dan lebih tertata, tidak ada lagi sampah yang berserakan di jalan maupun di salur...