Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Ekonomi & Bisnis > Es Kepal Milo, Bermodalkan Telapak Tangan Hasilkan Rp3 Juta Per Hari

Es Kepal Milo, Bermodalkan Telapak Tangan Hasilkan Rp3 Juta Per Hari

Masaginews.com – Meledaknya tren kuliner dessert es kepal milo di beberapa daerah seperti kota besar agaknya ikut terbawa hingga ke Kota Sukabumi. Jajanan yang sedang hits di Kedai Sosial ini cukup simpel ternyata. Hanya berupa serutan es yang dikepal (Digenggam), lalu disiram beberapa topping seperti biskuit, cokelat, kacang dan tentu saja milo yang menjadi ciri khas dari dessert ini.

Adalah Lindu Mulyantara (34) yang turut menjajakan es kepal milo ini dengan konsep foodtruck di kawasan Jalan R.E Martadinata, Gunungparang, Kota Sukabumi.  Sekitar 6 bulan yang lalu, dirinya yang semula memiliki usaha grosir sembako menyulap unit pickup yang tak terpakainya ini menjadi sebuah foodtruck.

Ditempat inilah ia menjual berbagai jenis makanan ringan ala-ala streetfood dari mulai Lekker, Banana Nugget hingga es kepal milo yang harganya berkisar dari Rp3 Ribu hingga 20 ribu.  “Sebenernya tuh signature dish kita itu Lekker, tapi kita juga terus berinovasi nambahin menu-menu baru, salah satunya yang lagi ngehits ya es kepal milo ini. Pas dicoba, ternyata animonya gila, melebihi ekspektasi awal,” ujar pria alumnus senirupa ITB tersebut.

Saking kewalahannya, Lindu mengaku dalam waktu dekat akan segera membuka cabang di empat titik daerah di Sukabumi diantaranya di Ciaul, sekitar Cipanengah dan dua titik di wilayah Cisaat.
Dalam sehari, modal yang dikeluarkannya untuk memproduksi es kepal milo ini bisa mencapai Rp1,2 juta dengan omzet berkisar Rp3 juta.

Meskipun agak berbeda dengan es kepal milo yang asli, Ia cukup optimis bahwa bisnis ini cukup menjanjikan. Adapun kendala seperti persaingan dirinya mengaku selalu siap untuk bersaing secara sehat.

“Kalo kita emang agak beda sih, esnya itu nggak dikepal kaya yang original. Biar apa? Biar nggak terlalu keras dan bikin lebih mudah makannya. Pesaing pasti ada, tapi ya silakan aja, kita akan tetep berinovasi kok, apalagi dalam segi pelayanannya ya.” imbuhnya.

Selain melalui media sosial, pihaknya juga kerap bekerjasama dengan mendatangi event-event untuk meningkatkan eksistensinya. (Ari Wahyuni)

REKOMENDASI:

Wow, Pasar Marema Bakal Dibuka Lagi di Kota Sukabumi Masaginews.com - Sehari menjelang pelaksanaan puasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi mulai meninjau lokasi Pasar Tipar Gede. Rencanannya kawasan perdagangan tersebut akan dijadikan lokasi pasar ramad...
Lebih dari 40 Tahun Gunakan Tungku Arang, Mie Goreng Mak Ranti Tetap D... Kota Sukabumi - Sore itu sekira pukul 17.30 WIB, Mak Ranti (73), kembali memulai aktifitasnya berjualan mie goreng di kawasan Jalan Palabuhan II, tepatnya di pertigaan Jalan Odeon, Kota Sukabumi. Hanya dengan menganda...
Diskop UKM PP Kota Sukabumi Obral Sembako Murah Masaginews.com - Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi mengobral sembilan bahan pokok (sembako) murah di wilayah Kecamatan Baros yang merupakan agenda pasar murah dan bazaar Ramadhan Kepala D...
Penjual Tanaman Hias di Jalan Pasundan Tergerus Keberadaan Bangunan Ki... Masaginews.com - Beberapa tahun lalu di Jalan Pasundan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi masih banyak penjual tanaman hias di kawasan itu. Namun, kini pedagang tanaman hias tersebut tak nampak ...
Harga Buah Segar di Pasar Tradisional Semakin Masam Masaginews.com- Meningkatnya permintaan buah-buahan segar khususnya untuk warga yang ingin berbuka puasa menyebabkan komoditas ini mengalami kenaikan harga. Salah seorang pedagang buah Jalan Kapten Harun Kabir Euis (4...