Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Otonomi > Gawat! Warga Kota Sukabumi Bakal Sulit Dimakamkan Akibat Krisis Lahan

Gawat! Warga Kota Sukabumi Bakal Sulit Dimakamkan Akibat Krisis Lahan

Masaginews.com – Lahan pemakaman sepertinya menjadi sesuatu yang langka bagi warga Kota Sukabumi. Betapa tidak, dari 49 Hektar lahan pemakaman yang tersedia di daerah tersebut saat ini kondisinya nyaris tidak menyisakan lahan kosong.

Kepala Unit Pelaksana Tekni Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Ujang Rustiandi menjelaskan lahan pemakaman seluas 49 Hektar yang selama ini disediakan pemerintah daerah itu, tersebar di sembilan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Antara lain TPU Taman Bahagia Benteng, TPU Taman Rahmat Citamiang, TPU Kerkop Gedong Panjang, TPU Cikundul, TPU Khusnul Khotimah Ciandam, TPU Astana Baros, TPU Tegalpari. dan 2 TPU di Kelurahan Subangjaya. “Dari total puluhan Hektar lahan pemakaman tersebut, diperkirakan hampir 90 Persen telah terisi,” kata Ujang Rustandi.

Atas terjadinya krisis lahan pemakaman ini, pemda setempat berencana akan membeli lahan baru sebagai upaya perluasan areal pemakaman. Namun karena terbatasnya ketersediaan lahan di Kota Sukabumi, maka pembelian lahan untuk perluasan tersebut akan dilakukan di wilayah kabupaten.

Hanya saja, rencana itu masih dalam proses kajian dan pembahasan. “Sebab pembelian tanah di luar wilayah itu dinilai tidak akan optimal, karena pada akhirnya lahan tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh warga Kota Sukabumi saja, akan tetapi dimanfaatkan pula oleh warga dari luar daerah,” katanya.

Selain menghadapi krisis lahan pemakaman, pihaknya juga mengalami kendala dari segi pungutan pajak makam dari para pihak keluarga pemilik makam. Padahal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) setiap keluarga pengguna lahan pemakaman wajib membayar pajak makam sebesar Rp 100 Ribu. “Padahal pajak itu dibayarkan per tiga tahun sekali. Tapi nyataannya masih banyak keluarga pengguna lahan pemakaman yang belum membayar pajak,” tutur Ujang Rustandi. (*)

REKOMENDASI:

Bupati Marwan Keluarkan 16 Kewajiban Perusahaan di Bulan Puasa Masaginews.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengimbau setiap perusahaan agar mentaati pemberlakuan jam kerja khusus di bulan Ramadhan. Di antaranya, pemberlakuan jam kerja berakhir pada pukul 16.30 WIB. Imbaua...
Jalan Stasiun Timur Kembali Satu Arah, Pukul 06.00-12.00 WIB     Masaginews.com - Dinas Perhubungan Kota Sukabumi kembali akan menerapkan sistem satu arah di ruas Jalan Stasiun Timur, Sabtu (31/03) mendatang. Berbeda dengan uji coba yang digelar pada 26 Februari...
Soal Pemekaran Sukabumi, Bupati Marwan Wajib Merealisasikan Masaginews.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan wakilnya Adjo Sardjono didesak untuk memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan warga yang menghendaki terwujudnya pemekaran wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi dua da...
KPU Akui Angka Partisipasi Masyarakat Tidak Mencapai Target Kabupaten Sukabumi  - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi mengakui bahwa target angka partisipasi masyarakat pada Pemilihan Gubernur Jabar tidak tercapai. Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Dede Haryadi mengakui bahwa ...
Terminal Terlantar, Angkot Pilih Ngetem Di Pinggir Jalan Reportase  :  Deri Deriana Masaginews.com - Sub Terminal Cikembang di Kecamatan Cikembang, Kabupaten Sukabumi saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, fasilitas umum ini hampir tidak berfungsi lagi sebagai mana mest...