Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Peristiwa > Hukum & Kriminal > Hasil Otopsi, Zidan Tewas Akibat Pendarahan Pada Tulang Tengkorak

Hasil Otopsi, Zidan Tewas Akibat Pendarahan Pada Tulang Tengkorak

Masaginews.com – Tim forensik RSUD R Syamsudin, Minggu dinihari (29/4), melakukan otopsi terhadap jasad Zidan Nurholis (15), siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) Arrahmah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, yang tewas akibat diserang pelajar SMP lainnya pada Jumat lalu (27/4).

Hasilnya diketahui diketahui bahwa Zidan mengalami pendarahan dibawah tulang tengkorak akibat terkena hantaman benda tumpul. Dalam kasus ini, benda tumpul tersebut berupa kayu.

“Kami tidak menemukan adanya luka pada tubuh luar korban, namun setelah dilakukan CT Scan diketahui bahwa korban mengalami pendarahan pada bagian bawah tulang tengkoraknya,” jelas dokter forensik RSUD R Syamsudin, dr Nurul Aida kepada Masaginews.com usai melakukan otopsi.

Seperti diberitakan, korban diserang pelajar SMP berbeda saat hendak menuju pulang dengan menggunakan angkutan kota bersama sejumlah temannya. Ketika melintas dijalan Sukalarang tepatnya didepan kios pupuk, supir angkot menurunkan korban tepat di depan pelaku.

“Saat korban turun dari angkot, langsung dipukul oleh pelaku dengan menggunakan sebatang Kayu,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro kepada Masaginews.com melalui pesan singkat, Sabtu (29/4) malam.

Susatyo menambahkan, korban dipukul pada kepala bagian belakang, sedangkan temannya Fahrizal dipukul di bagian punggung. “Setelah kejadian tersebut, korban pulang kerumahnya,” terangnya.

Sesampainya di rumah, korban merasakan sakit sehingga pihak keluarga membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Seiring dengan itu, aparat kepolisian melakukan penyelidikan atas peristiwa yang dialami Zidan.

“Setelah dilakukan penyidikan, kami sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus Perkelahian pelajar tersebut,” ungkap Susatyo. Keempat pelajar tersebut adalah AS (15), YS (14), AD (14) dan FJ (13) mereka merupakan siswa SMP Negeri Sukalarang. Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Sukabumi Kota. (Budi Setiawan)

REKOMENDASI:

Tawuran Pecah, Tiga Pelajar SMK Terkapar Dibacok Masaginews.com - Tawuran antar pelajar kembali terjadi Kota Sukabumi. Tiga siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Sukabumi menjadi korban pembacokan dalam insiden tawuran pelajar di jalan stasiun timur, Kelurahan ...
Pasokan Listrik ke Cipari Terancam Terputus Masaginews.com - Warga Kampung Cipari, RT 02/06, Desa/Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi terancam gelap-gelapan pada malam hari yang dikarenakan tiang listrik terancam ambruk sehingga suplai listrik bisa saja terp...
Pohon Tumbang di Citepus, Dua Warga Masih Tergencet Pohon Masaginews.com - Sebuah pohon berukuran besar yang berada di tepi Jalan Raya Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu siang (10/6), tumbang akibat dimakan usia. Empat orang warga mengalami luka berat ...
Polisi : Keracunan Tutut di Sukaraja Berkaitan, Penjualnya Sama Kabupaten Sukabumi - 22 orang warga dari dua desa di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengalami keracunan. Menurut keterangan Camat Sukaraja, Yudi Mulyadi pemicunya adalah tutut yang dikonsumi oleh warganya pada M...
Hilang 4 Hari, Gadis Asal Cikembar Diamankan FPI di Deli Serdang Kabupaten Sukabumi - Gadis asal Kampung Sunggapan Rt 01/08 Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi mendadak viral setelah wajahnya menghiasi beranda Facebook. Gadis bernama lengkap Mey Galbi (16) itu dikabark...