Dinilai Lalai, Pengelola Galian Ditetapkan Tersangka

Kabupaten Cianjur – Polres Cianjur, menetapkan pengelola tambang galian C milik PT. Triadi sebagai tersangka dalam kasus tertimbunnya seorang pekerja dalam peristiwa longsor tebing galian C di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Paur Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, membenarkan Polres Cianjur menetapkan H. Goura Tunggara bin Sadar (45) warga Jalan Randu No 125 Kav 33 RT 05/09, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, pengelola galian.

“Pengelola tersebut dijadikan tersangka oleh kepolisian karena dinilai lalai hingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja dan menewaskan satu orang pekerjanya,” katanya, Kamis, (5/12/2019).

“Penetapan tersangka itu berdasarkan LP/A/120/XII/2019/JABAR/SAT RESKRIM, tanggal 3 Desember 2019. Tidak hanya menetapkan seorang tersangka namun penyidik juga masih melakukan pemeriksaan kepada pemilik lahan yang digunakan sebagai galian C,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, hingga saat ini penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi masih berjalan, sehingga ada kemungkinan jumlah tersangka dalam kasus tersebut bisa bertambah.

“Jika memang hasil penyelidikan yang masih berjalan, kemungkinan akan ada tersangka tambahan. Dalam kasus itu penyidik menetapkan tersangka dengan pasal 359 KUHP tentang kelalaian,” katanya.

Hingga saat ini, sejumlah tim gabungan masih melakukan proses pencarian terhadap korban Saeful (40) seorang pekerja warga Sukabumk yang tertimbun material longsor.

Sebelumnya, Tim gabungan menerjunkan seekor anjing jenis Malinois Belgia milik Polisi Satwa (K9) Polres Cianjur dan alat penyedot air untuk mempermudah proses pencarian korban. ***