Kantor Imigrasi Sukabumi Bebaskan TKA China

M Rizky
Reporter Kota Sukabumi

Kabupaten Sukabumi – Diduga tidak memiliki dokumen resmi keimigrasian, tujuh orang WNA asal China diamankan petugas imigrasi kelas II Non TPI Sukabumi. Mereka diamankan di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Kampung Cisagu, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Nurudin, dari tujuh WNA tersebut hanya satu orang yang memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dari Kantor Imigrasi Sukabumi.

“Saat ditemukan tim pengawas, dari tujuh WNA tersebut empat orang memegang KITAS dari Jakarta, satu orang dari Sukabumi sedangkan dua orang lainnya hanya izin tinggal kunjungan,” paparnya.

Empat orang yang memegang KITAS dari Jakarta tersebut termasuk melakukan pelanggaran administratif karena tidak melaporkannya ke Kantor Imigrasi setempat. Namun mereka legal dan memiliki izin tinggal.

“Empat orang itu secara formal termasuk legal dan di wilayah kerjanya terpenuhi. Meskipun akan kami lepaskan, tapi kami akan mendorong perusahaannya untuk melaporkan perubahan identitasnya ke Kantor Imigrasi setempat,” imbuhnya.

Sementara dua orang lainnya akan diproses lebih lanjut untuk dideportasikan karena izin kunjungan yang dimilikinya tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

Selanjutnya pihaknya akan lebih ketat lagi mengimbau perusahaan yang memperkerjakan WNA agar melaporkan keberadaannya setiap bulan ke Kantor Imigrasi setempat. Jika masih ditemukan pelanggaran, pihaknya tak segan-segan mendeportasikan WNA itu ke negara asalnya. (Ari)