Kejari Tetapkan Lima Tersangka Kasus Korupsi NUSP-2

Kota Sukabumi – Kejaksaan Negri (Kejari) Kota Sukabumi, menetapkan lima orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana NUSP -2 atau program penanganan kawasan pemukiman kumuh di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warung Doyong, Kota Sukabumi tahun anggaran 2016 sampai dengan 2018.

“Berdasarkan penyidikan kami telah menetapkan lima orang tersangka, yakni TFK sebagai Ketua BKM Suryakarya, EP sebagai anggota, AS sebagai anggota, YS sebagai Coordinator Advisor, dan RDS sebagai City Coordinator,” ujar Kepala Kejari Kota Sukabumi, Ganora Zarina, saat press realese di kantornya, Rabu (4/12/2019).

Ganora menjelaskan, penyidikan kasus tersebut telah dilakukan sejak tahun 2018, namun karena tidak selesai kembali dilanjutkan pada tahun 2019.

“Penyimpangan yang dilakukan oleh BKM tersebut sudah terjadi sejak tahun 2016, 2017, sampai tahun 2018,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, tersangka, barang bukti, dan pemeriksaan oleh Ahli Teknis dan Team Audit Keuangan Negara, lanjut Ganora, ditemukan indikasi penyimpangan pelaksanaan Program NUSP – 2 pada BKM Sukakarya Kelurahan Sukakarya. Di antaranya, adanya mark-up dalam pembelian bahan material dari kegiatan tahun 2016, 2017 dan 2018, adanya selisih volume dan tidak sesuainya speksifikasi dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang tertuang dalam Rencana Keswadayaan Masyarakat. Kemudian, pemanupulasian Laporan Pertanggungjawaban Pekerjaan (LPJ), pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis dari Kementerian PUPR, penitipan harga dalam setiap pembelian bahan material yang dilakukan oleh para terdakwa dan beberapa oknum masyarakat.

“Juga adanya bagi-bagi uang dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)/kelompok masyarakat dari kelebihan uang pembangunan yang seharusnya apabila ada kelebihan uang maka harus dipergunakan kembali untuk pembangunan lainnya,” papar dia.

Berdasarkan laporan hasil penghitungan kerugian keuangan Negara dari Inspektorat Kota Sukabumi Nomor : 700.04/01/PKKN/Inspektorat/2019 tanggal 18 November 2019 yang ditimbulkan akibat Penyimpangan Program NUSP-2 di BKM Sukakarya Kelurahan Sukakarya Tahun 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp 570 juta.

“Terhadap para tersangka telah dilakukan penahanan di Lapas Kelas IIB Nyomplong Sukabumi. Tersangka AS dilakukan penahanan pada hari Jum’at tanggal 29 November 2019, sedangkan terhadap 4 orang tersangka lainnya, yakni TFK, EP, YS dan RDS dilakukan penahanan pada hari Senin tanggal 2 Desember 2019,” pungkasnya. ***