Siswanya Bawa Sajam, Pihak Sekolah Kecolongan

Kabupaten Sukabumi – Pihak sekolah mengaku merasa kecolongan dengan siswanya yang membawa senjata tajam (Sajam) cerulit. Pasalnya, hampir setiap hari melakukan pembinaan terhadap siswa – siswi nya.

“Kami selalu melakukan pembinaan setiap hari, bahkan dari sebelum masuk kelas hingga keluar kelas,” kata Wakil Kepala Sekolah SMP. 1 Cicurug, Asep Junaedi kepada Masaginews.com, (29/11/19).

Bahkan, kata dia, di sekolah tersebut dibentuk juga kegiatan keagamaan yang tujuannya untuk pembentukan akhlakul karimah.

“Bahkan di hari Jumat itu kita adakan shalat duha berjamaah, nah dari situ kita berikan pengumuman dan pembinaan, bahkan selesai itu kita melakukan penyisiran kesetiap kelas untuk mengecek tas yang dibawa siswa,” tambahnya.

Namun, pihaknya merasa kecolongan, karena dari belasan siswa yang diamankan di Polsek Cicurug ada yang ketahuan membawa sajam jenis cerulit.

“Nah tadi saya kecolongan, padahal setiap hari Jumat saya selalu melakukan pengecekan ke tas siswa, katanya sajamnya disimpan ditong sampah,” ujarnya.

Sebelumnya, Jajaran Polsek Cicurug mengamankan belasan pelajar SMP yang akan melakukan aksi tawuran di depan Pasar Semi Modern Cicurug, Jalan Raya Siliwangi Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/11/19).

Polisi juga mengamankan sejumlah cerulit yang dibawa pelajar untuk melakukan aksi tawuran. Akhirnya, para pelajar pun digiring ke Mapolsek Cicurug untuk diberikan pembinaan. (Ricky)