Telat Ngoper, Sejumlah Kendaraan Tak Kuat Lintasi Tanjakan Dini di Jalur Geopark

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi – Pengendara roda dua maupun empat yang akan menuju tempat wisata agar tetap berhati-hati melintas jalur yang terjal. Karena, tak sedikit lokasi wisata yang dikunjungi, memiliki jalan rawan.

Seperti jalur menuju Geopark, Ciletuh, Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi. Jalur menuju Geopark memiliki tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem.

Sejumlah petugas kepolisian pun tak sedikit mengatur dan memberikan himbauan kepada pengendara yang melintas untuk selalu berhati-hati dan fokus.

“Kami mengimbau pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraannya saat memasuki jalur Geopark, hal tersebut dilakukan mengingat jalur Geopark memiliki tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem. Selain kondisi fisik kendaraan yang perlu diperhatikan, pengendara juga harus tetap fokus saat mengemudi, karena banyak tikungan tajam yang berpapasan langsung dengan laut lepas,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan, kepada Masaginews.com. Kamis (6/6/2019).

Karena, kata dia, tak sedikit kendaraan yang melintas tanjakan Dini tepatnya di Desa Girimukti Kecamatan Ciemas, harus bernti karena tak kuat. Hal itu dikarenakan pengemudi kurang fokus dan telat mengoper gigi.

“Banyak kendaraan harus berenti ditanjakan, karena tak kuat, akibat kurang fokus dan telat mengoper gigi saat melintasi tanjakan. Tapi alhamdulillah aman tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, pihaknya tetap berada di lokasi tanjakan Dini. Selain mengatur, juga membantu kendaraan yang tak kuat menanjak.

“Kami selalu stanby antisipasi laka, untuk kendaraan yang tidak kuat menanjak berputar arah menggunakan jalur Kiara Dua,” imbuhnya.

Pantauan Masaginews.com, lalu lalang kendaraan yang melintasi jalur Geopark Ciletuh terus berdatangan, baik roda dua maupun empat. Namun, sampai saat ini kendaraan yang melintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua. (Ricky)