Dua WNA asal Yaman Tenggelam, Polisi: Itu Urusan Internal SBH

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi – Kepala Satuan Polisi air (Kasatpolair) Polres Sukabumi, AKP Amran Kusnandar menegaskan, kasus tenggelamnya dua Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Yaman di areal pantai Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, tak tercatat di dalam laporan kepolisian.

“Kami dari kepolisian tidak mendapatkan laporan terkait dua WNA asal Yaman yang tenggelam di areal pantai Grand Inna SBH. Karena kita tidak menempatkan pos pengamanan di area tersebut,” tegas Amran didampingi Brigadir Wiratno kepada Masaginews.com. Kamis (6/6/2019) malam.

Pihaknya menjelaskan, untuk pengamanan pantai di area hotel SBH merupakan tanggung jawab internal hotel yang menyiapkan petugas life guard. “Untuk areal depan hotel biasanya pihak intern SBH yang menyiapkan petugas life guard,” ujarnya.

Namun, kata dia, pihak kepolisian hanya mencatat kecelakaan laut yang terjadi di Karang Hawu Kamis (6/6/2019), yang mengakibatkan satu orang terseret ombak dan berhasil diselamatkan tim pengamanan.

“Ada juga tercatat di Karang Hawu satu orang selamat. Kalau data selamat biasanya kadang ada yang tercatat kadang tidak. Tapi, kalau ada korban yang hilang atau meninggal biasanya selalu kita konformasi ke tim sar yang lainnya,” pungkasnya.

Berita sebelumnya, dua orang WNA yang diketahui bernama Ahmad (13) dan Mohamad (16) merupakan tamu hotel SBH Palabuhanratu asal Yaman terbawa ombak saat berenang di Pantai Grand Inna SBH Palabuhanratu. Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan tim Life Guard Balawista. Kamis (6/6/2019). (Ricky)