Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Berita Pilihan > INI CATATAN DEWAN SOAL PARIWISATA KABUPATEN SUKABUMI

INI CATATAN DEWAN SOAL PARIWISATA KABUPATEN SUKABUMI

Masaginews.com – Momen libur panjang natal dan tahun baru menjadi lumbung bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Meski terkenal dengan objek wisata yang lengkap dari mulai gunung, rimba, laut, pantai dan sungai (Gurilaps), namun masih ada beberapa catatan yang harus dibenahi sehingga semakin mendongkrak kunjungan wisatawan dari domestik serta mancanegara.

“Saya kira masalah persiapan libur natal dan tahun baru tidak terlalu repot, karena sduah setiap tahun. Tinggal bagaimana hari ini pemerintah menata objek wisata vital yang menjadi tujuan wisatawan ke kita,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi kepada Masaginews.com, Jumat (15/12).

Selaku komisi yang membidangi pariwisata, Badri memberikan beberapa catatan yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sukabumi. Pertama, Pemda harus mempersiapkan infrastruktur, kebersihan, keamananan serta melakukan komunikasi dan koordinasi yang mulai hari ini dilakukan hingga pada akhirnya pelaksanaan libur panjang sudah siap semua.

Penyadaran masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata, jelas Badri menjadi catatan kedua pihaknya. Pasalnya acap kali mendengar masyarakat khususnya pedagang yang berjualan memberikan harga diluar batas, sehingga akan menimbulkan fenomena kurang baik.

Wisata Arung Jeram berlokasi di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi (Deri/Masaginews.com)

“Pemda wajib memberikan pembinaan dan pengawasan sekaligus pengarahan, hal itu tidak baik untuk keberlangsungan hidup pedagang maupun objek wisatanya akan hancur. Makanya, nama baik ini harus dijaga,” katanya.

Komisi IV menurutnya, sudah mendorong penuh pemda untuk melakukan kebijakan agar membantu dan meringankan beban para wisatawan termasuk soal keamanannya berkaitan dengan masalah kawasan parkir.

“Wisata bisa baik dan berkembang jika komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik,” katanya.

Dukungan anggaran dari dewan untuk sektor pariwisata ke pemda, bagi Badri sudah dirasa sangat cukup. Apalagi provinsi dan pusat juga ikut membantu anggaran untuk pembangunan infrastruktur, seperti pengembangan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. “Tentunya harus dijaga oleh pemda dan masyarakat. Intinya masyarakat bisa sadar, jika kita selalu menyentuh dan mengingatkan,” tandasnya.

Bicara objek wisata pun tidak mesti Palabuhanratu saja, lanjut Badri, tetapi ada Ujunggenteng, Minajaya, salabintana, Gunung pangrango dan Gunung Gede yang sudah tidak disangsikan lagi keindahan serta kenyamanannya sehingga perlu dijaga.

Disisi lain Kabupaten Sukabumi juga memiliki objek wisata budaya yakni adat kasepuhan Sirnaresmi, Sirnarasa dan lainnya yang juga perlu dikembangkan.

“Wisatawan bisa memilih mau berlibur kemana saja, tidak di Palabuhanratu saja. Apalagi pemerintah provinsi dan kabupaten sudah melakukan pembenahan infrastruktur jalan yang di hotmix serta beton, khususnya pelebaran jalan ke kawasan Geopark. Saya tidak sangsi dan pemda sudah siap menunggu wisatawan berkunjung ke Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Feb)

REKOMENDASI:

RATUSAN OFFROADER PARAHYANGAN ADVENTURE DITANTANG JELAJAHI KAWASAN GEO... Masaginews.com - Keberadaan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu semakin memikat banyak wisatawan domestik dan mancanagara untuk berkunjung ke Kabupaten Sukabumi. Tidak ketinggalan ratusan offroader yang mengikuti kegia...
GERINDRA SEGERA KONSOLIDASIKAN INTERNAL MENANGKAN SUDRAJAT DI PILGUB J... Masaginews.com - Pasca Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai calon gubernur di Jawa Barat di Pilkada 2018, Sabtu (9/12) malam di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor....
Wow, Kota Sukabumi Segera Miliki Lintasan Jalan di Atas Udara Kota Sukabumi - Sumpek dengan kondisi trotoar jalan di Kota Sukabumi yang nyaris dipadati para pedagang kaki lima (PKL), pemerintah daerah akhirnya memutuskan untuk membangun jalan khusus bagi para pejalan kaki. Tidak ta...
TIGA WARGA CISOLOK SUKABUMI DISERANG PENYAKIT GATAL KULIT Masaginews.com - Tiga warga Kampung Bantar Kalapa, Desa Pasir Baru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terserang penyakit kulit misterius, meski sering diobati namun gatal di kulit mereka tak kunjung sembuh, Rabu (07...
Hasil Pleno PPK di Cikembar, Suara Pasangan Asyik Juara Kabupaten Sukabumi - Hari ini, rapat pleno hasil perhitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat digelar di setiap kecamatan se-Kabupaten Sukabumi, Jum'at (29/6). Di Kecamatan Cikembar, pasangan calon...