Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > INI ENAM PAKET DAK 2017 DI KOTA SUKABUMI YANG GAGAL LELANG

INI ENAM PAKET DAK 2017 DI KOTA SUKABUMI YANG GAGAL LELANG

Masaginews.com – Enam kegiatan proyek pembangunan dan pengadaan barang di Kota Sukabumi yang didanai dari Alokasi Dana Khusus (DAK) tahun 2017 tidak bisa direalisasikan. Hal ini dipengaruhi adanya kebijakan dari pemerintah pusat yang menarik DAK lantaran alasan waktu.

Enam kegiatan tersebut yakni, tiga kegiatan pembangunan drainase di Dinas PUPRPP, satu kegiatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Dinas Kesehatan dan satu kegiatan pengadaan buku di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi serta rencana pembangunan Pasar Dewisartika.

“Lima kegiatan  sudah dilelang tapi tidak ada yang  lulus evaluasi sampai per 31 September belum selesai maka ditarik  anggarannya. Sedangkan pembangunan Pasar Dewi Sartika tidak jadi dilelangkan,”ujar Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Sukabumi Fahrurrazi kepada Masaginews.com, Rabu (03/01) diruang kerjanya.

Selama tahun 2017, jelas Fahrurrazi, tingkat penyerapan anggaran pengadaan barang dan jasa di Kota Sukabumi terbilang tinggi. Dari sebanyak 51 paket dengan total anggaran Rp110.8 milyar lebih yang dilelangkan melalui Bagian  Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Sukabumi. Sebanyak 45 telah dilaksanakan pembangunannya. Bahkan, BPBJ  mampu melakukan efesiensi sebesar Rp13.2 milyar atau setara dengan 13.3 persen.

“Kegiatan yang dilaksanakan melalui lelang pada dasarnya semua bisa dilelangkan. Setahu saya, ketika saya mulai menjabat di BPBJ pada Juli 2017, semua lelang sudah selesai,”katanya.

Diungkapkannya, sanggahan pengaduan juga cukup banyak mencapai  28 sanggahan, namun  semua bisa dijawab dengan baik. Hal ini menjadi pembelajaran bagi jajarannya termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk lebih mengoptimalkan persiapan perencanaan pembangunan pada tahun 2018.

“Sebelum proses lelang, kami mengajak PPK untuk menyusun spek, menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS), dan rancangan kontrak dengan bagus,  sehingga beberapa permasalahan yang ada di tahun 2017 bisa diminimalisasi,” tandas Fahrurrazi.

Memasuki tahun 2018, BPBJ telah mempersiapkan sejak jauh hari sebelum proses pelelangan  pengadaan barang dan jasa tahun 2018. Salah satunya mulai menginventarisasi seluruh paket pengadaan yang ada di SKPD.

“Kami tidak mau terlambat, palagi tahun 2018 ada  pengadaan untuk pemilihan umum. Mulai besok kami sudah bergerak,”pungkas Fahrurrazi. (Feb)

REKOMENDASI:

Ini Penjelasan PLN Soal Tiang Listrik “Ngesot” di Jalan Cisolok Masaginews.com – Keberadaan tiang listrik di tepian jalan Cibangban, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang kondisinya “Ngesot” nyaris menyentuh permukaan tanah mulai menuai perhatian dari pihak PLN A...
Ketua MUI Kota Sukabumi Deddy Ismatullah Berpulang Kota Sukabumi  - Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi Prof Deddy Ismatullah dikabarkan meninggal dunia pada Jumat, (6/7) sekitar pukul 08.40 WIB di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Informasi yang dihimp...
Danlanal : Lestarikan Penyu Turut Mendukung Pembinaan Potensi Maritim Kabupeten Sukabumi - Salah satu tugas TNI adalah pemberdayaan wilayah pertahanan dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan potensi maritim dan sumber daya yang ada. "Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang berhu...
Pasca Pilgub Jabar, Kabupaten Sukabumi Tetap Kondusif Kabupaten Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menyatakan pasca pemilihan gubernur Jawa Barat kemarin situasi di wilayahnya kondusif. Hasil perhitungan suara yang memenangkan pasangan nomor urut t...
INI HASIL AUDIENSI WALI KOTA SUKABUMI DAN PEDAGANG PASAR PELITA Masaginews.com - Audiensi antara Pemerintah Kota Sukabumi dengan Pedagang Pasar Pelita yang membahas soal relokasi, Senin (21/01) berjalan buntu (Dead Lock). Pedagang sepakat bersedia direlokasi apabila kehadiran alat...