Berburu Impun di Palabuhanratu, Tradisi Nyalawean Jadi Bisnis Menggiurkan

Menurut salah seorang sesepuh Palabuhanratu, Asep Wahyu Nirwana Boestomi atau karib disapa Abah Away menerangkan, sejak dahulu acara berburu impun ini sudah menjadi agenda yang sangat mengasyikan bagi warga Palabuhanratu.

Namun lambat laun, tradisi tersebut berubah menjadi ladang pendapatan alternatif bagi para nelayan. Alasannya, selain karena jumlah hasil tangkapannya yang selalu melimpah, juga dipicu oleh harga jual impun yang relatif tinggi di pasaran.

Budi (42), salah seorang warga mengaku sengaja memanfaatkan panen impun kali ini sebagai momen untuk menambah pundi-pundi keuangannya. “Dalam sehari impun yang ditangkap bisa mencapai satu karung beras berukuran 25 Kg,” ungkapnya.

Dengan jumlah hasil tangkapannya itu, Budi lebih leluasa dalam membagi impun, sebagian untuk keperluan konsumsi kelaurganya dan sebagian lainnya bisa didagangkan. Pada tahun lalu, harga satu kilogram impun mampu mencapai Rp50.000. (Ton)

1
2