PENTAS SENI SUNDA DANGIANG GALUH PAKUAN

PALABUHANRATU

Pementasan kesenian Dangiang Galuh Pakuan pimpinan tokoh budaya Jawa Barat yang juga bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, berhasil menghibur warga Palabuhanratu, Rabu malam (04/04/2017), di Jalan Pelita lapangan Auri cemara.

Pagelaran seni tersebut membawakan perpaduan antara tarian tradisonal Sunda, musikalisasi puisi, nyanyian khas Sunda, serta perpaduan antara musik tradisional dan modern.

Acara digelar dalam rangka memeriahkan Hari Syukuran nelayan yang ke 57 dan  berhasil memukau ratusan penonton. Dangiang Galuh Pakuan merupakan group kesenian yang konsisten dalam budaya Sunda. Hal ini memiliki arti mendalam, yakni selama manusia konsisten, pasti bisa hadir suatu kewibawaan.

Dedi Mulyadi yang sekaligus pimpinan Dangiang Kisunda  turun langsung dengan peran sebagai dalang yang pemerannya adalah para anggota grupnya. Tidak hanya itu, Dedi pun menggandeng Si Ohang dan Charlie Van Houten dalam pementasannya, sehingga seluruh penonton dibikin ngakak dengan banyolan-banyolan khas Si Ohang.

Dedi mulyadi mengakui bahwa kesenian Sunda sudah dicintainya sejak dulu. dan Group Dangiang Galuh Pakuan pun akan terus berkeliling ke kota-kota di Jawa Barat, tujuannya untuk membumingkan budaya-budaya Sunda.

“Sesibuk apa pun, saya akan selalu meluangkan waktu untuk berkeliling Jawa Barat dengan meniupkan ruh-ruh budaya Sunda,” ucapnya.