Seperti Kebakaran, Ternyata Ini Penyebab Kemunculan Api di Gunung Batu Geopark

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi – Geliat pariwisata di Kabupaten Sukabumi semakin meningkat sejak adanya Geopark Ciletuh yang menjadi primadona wisata. Bagaimana tidak, keindahan alam yang disuguhkannya cukup lengkap mulai dari air terjun, pemandangan diatas bukit hingga pantai yang membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjunginya.

Namun siapa sangka, selain keindahan alam tersebut adapula pemandangan unik yang membuat pegunungan di sekitar Geopark terlihat seperti memercikkan cahaya api. Sepintas membuat beberapa orang mengira seperti kebakaran hutan, namun ternyata percikkan cahaya api tersebut berasal dari Gunung Batu Api.

Masih berlokasi di area Geopark Ciletuh, Gunung Batu Api ini tepatnya berada di Kampung Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Warga setempat, Dede Kurniawan (53) mengatakan Gunung Batu Api tersebut memang seringkali mengeluarkan api di malam hari saat musim kemarau panjang tiba.

“Memang sepintas terlihat seperti kebakaran hutan, padahal api tersebut memang muncul dari gunung itu. Hal ini karena saat siang hari tersinari matahari yang sangat panas, sehingga saat malam tiba cahaya seperti api keluar dari batu yang membentang dan menjulang tinggi membentuk gunung tersebut,” jelasnya saat ditemui Masaginews.com, Rabu (03/07).

Dinamakan Gunung Batu Api karena memang gunung tersebut tidak banyak ditumbuhi pepohonan. Hanya berupa batu berwarna hitam yang membentang panjang diatas ketinggian dan sedikit ditutupi oleh rerumputan yang terlihat seperti lumut saja.

Pemandangan Gunung Batu Api yang seolah-olah seperti kebakaran hebat itu bisa dilihat dari arah Palabuhanratu atau Cimaja. Biasanya cahaya seperti nyala api tersebut akan muncul selama kurang lebih dua jam saja.

“Saya sering melihat cahaya seperti api itu dari dekat, terakhir saya melihatnya kemarin malam. Biasanya cahaya itu muncul sekitar pukul 22.00 WIB, paling lama kemunculannya dua jam lalu setelahnya menghilang lagi,” pungkasnya. (SF)