Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Berita Pilihan > Kota Sukabumi Terancam Kehabisan Guru Bertatus PNS

Kota Sukabumi Terancam Kehabisan Guru Bertatus PNS

Masaginews.com – Sejumlah sekolah di Kota Sukabumi terancam kehabisan guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) terutama di tingkat SD dan SMP yang dikarenakan banyaknya yang sudah pensiun.

Kekurangan guru tersebut dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang masih memberlakukan moratorium atau penghentian sementara pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru hingga saat ini.

Walikota Sukabumi Mohamad Muraz mengatakan setiap tahunnya guru PNS yang pensiun mencapai 80 sampai 100 orang pertahun itu sudah berlangsung selama 13 tahun.

“Jika ditotalkan selama 13 tahun tersebut jumlah guru bertatus PNS yang sudah purnabakti mencapai 1.000-1.300 orang,” katanya kepada masaginews.com, Rabu.

Untuk mengakali kekurangan guru PNS tersebut, banyak kepala sekolah yang merekrut atau mengangkat guru honorer. Tapi untuk membayar guru honorer itu pihak sekolah mengalami kesulitan.

“Untuk membayar honor guru honorer sekolah harus menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana alokasi khusus (DAK) yang setiap guru diberi upah Rp200 ribu sampai Rp300 ribu perbulan,” terangnya.

Menurut Muraz, guru honorer ini sudah menjadi masalah nasional, tidak hanya di Kota Sukabumi saja. Untuk itu, guru honorer yang sudah mengajar hampir 10 tahun keatas diangkat menjadi Tenaga Harian Lepas (THL).

“Kalau THL lumayan gajinya Rp1,2 juta perbulan, walaupun masih jauh dari honor guru PNS. Tetapi upahnya lebih layak dibanding guru honorer,” ujarnya.

Untuk itu, Muraz mengungkapkan persoalan ini harus dipikirkan oleh pemerintah daerah dan pusat jangan sampai banyak sekolah yang minim guru.

Meskipun demikian, hingga saat ini pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di setiap sekolah tidak terganggu, tapi lama kelamaan pasti akan terganggu karena jumlah guru yang semakin berkurang. (Budi Setiawan)

REKOMENDASI:

ABON JANGILUS SUKABUMI MULAI MENCURI PERHATIAN Masaginews.com - Ragam produk makanan lokal Sukabumi perlahan mulai mendapat tempat di masyarakat, kini yang mulai dilirik adalah Abon Marlin. Ikan Marlin atau yang oleh masyarakat lokal disebut Jangilus ternyata memi...
FIRASAT ATMINI SEBELUM SUAMINYA HILANG TENGGELAM DI SUNGAI CIAWI KABUP... Masaginews.com – Atmini (73) istri dari Supyani (75) yang diduga tenggelam di sungai Ciawi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengaku memiliki firasat yang tak enak sebelum suaminya hilang saat member...
Hujan-hujan Nonton TV, Braakkk Dinding Rumah Ambrol di Simpenan Sukabu... Masaginews.com - Mina bin Juko (56) dan Tatin (46) pasangan suami istri warga Kampung Babakan Astana RT 05/07, Desa Lobi, Kecamatan Simpenanan, Kabupaten Sukabumi bersama empat orang anaknya harus rela tinggal dirubah de...
Terjebak Kemacetan, Warga Terpaksa Buka Puasa di Jalan Masaginews.com - Kemacetan di wilayah Utara Kabupaten Sukabumi sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warga di sana. Terlebih pada jam keluar karyawan pabrik. Imbasnya, diawal puasa ini banyak pengendara yang terpaksa b...
Mark Hamill Says Luke Skywalker Could Be Gay SAN DIEGO, CA - JULY 10: Actor Mark Hamill at the Hall H Panel for “Star Wars: The Force Awakens” during Comic-Con International 2015 at the San Diego Convention Center on July 10, 2015 in San Diego, California. (Photo ...