Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > MASIH BERANI LIBURAN NAIK KENDARAAN BAK TERBUKA ‘DOGONG’?, INI SANKSINYA

MASIH BERANI LIBURAN NAIK KENDARAAN BAK TERBUKA ‘DOGONG’?, INI SANKSINYA

Masaginews.com –  Kepolisian Resor Sukabumi akan menindak tegas wisatawan yang liburan ke berbagai objek wisata di wilayah Kabupaten Sukabumi menggunakan kendaraan bak terbuka (dogong).

Selain sanksi berupa tilang di tempat, pihak kepolisian tidak segan-segan menyuruh pulang atau menurunkan penumpang yang duduk di bak kendaraan.

“Larangan ini sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas yang melarang penumpang duduk di kendaraan bak yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, usai melakukan inspeksi Apel Kesiagaan Pengamanan Malam Natal Dan Tahun Baru dihalaman Mapolres Sukabumi, Kamis (21/12).

Menurutnya, pada malam pergantian tahun atau libur tahun baru, sudah menjadi kebiasaan warga dari dalam dan luar Sukabumi datang ke objek wisata baik hanya botram (makan bersama) atau melakukan aktivitas lainnya.

Namun, banyak warga yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk datang ke lokasi wisata dengan alasan agar bisa memuat orang banyak dan mengirit ongkos. Padahal dengan menggunakan bak terbuka sepertu truk atau mobil “dogong” bisa mengancam keselamatan penumpang dan orang lain.

“Tindakan tegas perlu kami lakukan, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, apalagi beberapa jalur menuju objek wisata kondisi jalannya curam dan berkelok sehingga rawan terjadi kecelakaan,” tambahnya.

Kapolres mengatakan untuk antisipasi terjadinya kecelakaan dan penumpukan kendaraan di lokasi dan jalur menuju objek wisata, pihaknya sudah menugaskan jajarannya untuk bersiaga di lokasi rawan.

“Kami menurunkan 500 atau sekitar 2/3 kekuatan personel untuk pengamanan malam natal dan juga libur akhir tahun yang juga dibantu oleh pihak TNI, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi, Pemadam Kebakaran, SAR serta relawan,” katanya. (Dick)

REKOMENDASI:

Ribuan Penziarah Berdesakan di Kuburan Masaginews.com- Momentum Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah dimanfaatkan warga Kota Sukabumi untuk berziarah kubur di sejumlah pemakaman, sehingga suasana di makam lebih ramai dari biasanya. Mengunjungi makam di hari leb...
Ratusan Warga Binaan Lapas Warungkiara Salurkan Hak Pilih Kabupaten Sukabumi - Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Warungkiara menyalurkan hak pilih Pilkada serentak 2018 di TPS setempat, Rabu (27/6). Proses pemungutan suara hingga saat ini berlangs...
MURAZ MINTA WARGA KOTA SUKABUMI TAK VIRALKAN KABAR PENGANIAYAAN TOKOH ... Masaginews.com - Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz mengajak masyarakat Kota Sukabumi untuk bersama sama saling menjaga dan menghargai sesama umat beragama. Hal tersebut disampaikan Muraz usai mengahdiri kebaktian menya...
SEJUTA PESONA PANTAI GEOPARK KARANGHAWU MASAGINEWS.com - Pantai Karanghawu Palabuhanratu, satu di antara objek wisata yang patut didatangi untuk liburan bersama teman maupun keluarga. Pemandangan karang dan tebing yang menjorok ke laut menjadi suguhan panor...
Ribka Mengenang Kudatuli, Dari Militansi Sendal Jepit Hingga Resiko Di... JAKARTA - Peristiwa 27 Juli 1996 menjadi hal sakral bagi seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan secara nasional. Momen yang dikenal dengan sebutan Kudatuli (Singkatan dari Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli ) itu merupa...