Ajaib, Goa di Sukabumi Sering Mengumandangkan Sholawat

Kabupaten Sukabumi – Cerita misterius berbau mitos sering kali terdengar dari berbagai sumber. Mulai dari saksi yang mengalaminya atau hanya sekedar dari kabar angin semata yang tersiar secara berantai berdasarkan “Katanya”.

Seperti halnya kisah mistis dibalik Goa Batu Masigit yang terletak di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Goa tersebut berada diantara gugusan bebatuan yang berada tepat di bibir Pantai Karang Embe, salah satu pesisir pantai yang masuk dalam kawasan Geopark Palabuhanratu.

Konon diceritakan warga sekitar, dari dalam goa ini kerap terdengar suara seperti dari sekelompak manusia yang tengah mengumandangkan sholawat. Padahal sebagian besar warga disana, mengetahui jika goa tersebut tidak pernah berpenghuni.

Karena suara itu kerap terdengar, warga akhirnya menyebut goa itu sebagai Batu Masigit. Penamaan ini sebagai gambaran karena seringnya terdengar suara aktifitas keagamaan di dalam goa tersebut, layaknya sebuah masjid.

Selain suara sholawat yang kerap terdengar di waktu tertentu, kisah berbau mistis lainnya pun cukup melekat atas keberadaan Goa Batu Masigit. “Dahulu di sekitar goa itu terdapat dua buah batu yang letaknya berdampingan.

Menurut cerita sesepuh disini, batu-batu tersebut merupakan perwujudan darti dua orangputeri kembar,” Erik Krisnalan (49) warga setempat. Namun sayang, Erik tidak merinci lebih jauh soal asal usul kisah dua putri kembar tersebut. Dia hanya menyebutkan bahwa kedua putri kembar ini bernama Kinasih dan Kenting Manik.

Terlepas dari kedua mitos tadi, lokasi Goa Batu Masigit ini kerap tersamarkan oleh kondisi alam sekitarnya. Sebab mulut goa yang hanya berukuran tubuh normal orang dewasa ini terletak diantara himpitan batu.

Keberadaannya semakin tidak jelas ketika permukaan air laut pasang. Empas ombak yang memecah diantara bebatuan, seolah-olah menjadi tameng yang menutupi keberadaan Goa Batu Masigit. Konon, pada jaman dahulu kala, goa tersebut memiliki ukuran lubang yang cukup luas.

Namun suatu ketika, entah karena faktor alam atau penyebab lainnya, salah satu batu yang berada tepat diatas mulut goa ambrol hingga akhirnya menutupi sebgain besar mulut goa.

Reporter :  M Rizal Jalaludin
Editor      :  Agung S