Bikin Merinding, Sosok Penunggu Museum Pegadaian Di Sukabumi Ini

Kota Sukabumi – Museum Pegadaian ini masih terlihat berdiri kokoh diantara bangunan masa kini milik warga sekitarnya. Dari bentuk dan gaya arsitektur bangunannya dipastikan gedung yang terletak Jalan Pelabuhan II Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu sisa peninggalan jaman kolonial Belanda.

Bangunannya masih layak huni sehingga tetap digunakan sebagai rumah dinas Kepala Pegadaian. Pada 1 April 2010 lalu, gedung itu diresmikan sebagai satu-satunya Museum Pegadaian di Indonesia yang menyimpan ratusan jenis benda-benda bersejarah. Benda-benda antik yang dulu digunakan sebagai peralatan Pegadaian. Seperti alat hitung, timbangan perhiasan, timbangan tembaga, brankas, lemari penyimpan emas, sampai tempat penampungan barang gadai, semua barang kuno itu masih tersimpan rapi dijadikan koleksi Perum Pegadaian.

Dibalik kemegahan bangunan bercorak Eropa itu, menyimpan kisah misteri, jika didekati tersirat aura mistik dan kesan angker menyelimutinya dari dalam gedung, para pegawainya sering dikejutkan dengan kejadian aneh.

“Tiba-tiba muncul sosok yang bertubuh tinggi besar berpakaian layaknya prajurit Belanda tempo dulu, bahkan ada suara yang sedang tertawa lepas,” terang Andriansyah petugas keamanan Pegadaian setempat mengawali kisahnya.

Andri juga menceritakan kejadian yang dialami temannya saat bertugas. Temannya itu sempat melihat sepasang manusia seperti bangsa Belanda yang sedang duduk sambil terus menatap seksama ke wajah temannya.

“Kemarin teman saya bercerita, bahwa dirinya di kejutkan dengan penampakan sepasang manusia bertubuh tinggi besar posisinya duduk di dalam ruangan museum, hanya menampakkan saja, tidak berulah apalagi sampai usil mengganggunya,” tutur Andri yang mengaku sudah lama bekerja disitu.

Andri menambahkan, jika menjelang malam sering juga terdengar suara-suara misterius yang berasal dari ruangan lain.

“Syukurlah, walaupun kerja disini sudah lama, hingga saat belum pernah sampai melihat penampakan, tapi kalau lagi jaga malam suara-suara aneh kerap terdengar, seperti suara lonceng yang ditabuh atau suara benda jatuh. Namun ketika mendekati sumber suara dan diperiksa, tidak ada apa-apa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan lain, lanjutnya dia kedatangan tamu yang hendak ke mengurus satu keperluan, sebelum masuk kedalam gedung, tamu itu terkejut seperti melihat hal yang aneh.

“Tempo hari pernah kedatangan seorang ustadz yang mau ke kantor Pegadaian, namun pada saat parkir dan melihat ke dalam museum tampak terkejut, kemudian saya tanya, ada apa pak ustad, dia bilang, katanya didalam museum itu sangat ramai oleh sejenis jin. Diapun menunjukan sudut-sudut yang sering disinggahi jin hingga saya dinasehati ketika sedang jaga malam  harus banyak berdoa,” kenang Andri seraya berkemas.

Reporter: M. Rizky
Editor: Agung Sugiharto