Dua Pasang Ikan Ini Penunggu Sungai Cilaku

SUNGAI Cilaku adalah sebuah anak sungai Citarum yang cukup panjang dan lebar. Lokasi sungai tersebut ada diantara duakecamatan, yakni Kecamatan Sukaluyu dan Kecamatan Ciranjang.

Masyarakat sekitar sering menggunakan sungai itu untuk kepentingan banyak hal, di antaranya, mencuci baju dan mandi bila musim kemarau datang.

Namun, dibalik semua itu ada cerita mistis yang cukup menyeramkan. Ternyata, menurut warga sekitar, di sungai tersebut ada sesosok ikan berpasangan yang dijuluki Si Rawing.

Konon, Si Rawing sering menampakan diri menjadi seekor Ikan yang berpasangan. Namun, dua ikan tersebut tak seperti ikan pada umumnya yang lincah dan susah ditangkap, tetapi malah sebaliknya.

Saat itu, salah seorang warga sekitar sungai, Itoh (39) menceritakan saat dirinya masih kecil. Pernah dirinya ikut orang tuanya memancing ikan disekitar sungai Cilaku.

Namun, disela memancing dan menikmati arus air sungai, tiba-tiba ada sepasang ikan besar melintas tepat di hadapannya. Saat itu, Itoh mengaku, jika ikan tersebut lemas.

Karena kebetulan dirinya bersama orang tuanya tersebut tengah memancing, sehingga orang tua Itoh mengakap ikan tersebut dengan pancingannya. Hampr beberapa susah ditangkap dengan pancingan, akhirnya orang tua Itoh turun dan menangkapnya dengan kedua tangannya. “Anehnya ikan itu tidak bisa dipancing, tapi saat ditangkap menggunakan tangan baru bisa,” ujarnya.

Namun, orang tuanya, kata Itoh sempat heran saat menangkap ikan tersebut. Karena, dari kejauhan ikan tersebut cukup besar, namun setelah di tangkap ikannya kecil hanya dua jari tangan orang dewasa.

“Sebelum di tangkap, ikan itu terlihat sangat besar diperkirakan beratnya mencapai dua kilo. Tapi, saat ditangkap ikan tersebut berubah menjadi kacil hanya tiga jari,” katanya.

Dengan begitu, orang tuanya langsung melepaskan ikan tersebut dan pulang karena takut. Kejadian yang dialaminya pun langsung diceritkan kepada orang tuanya.

“Katanya sih ikan tersebut jelmaan dari makhluk halus dan pernah ada korban bila sepasang ikan tersebut dibawa pulang,” tuturnya.

Pernah ada yang meninggal setelah memancing dan menangkap ikan di sungai tersebut. Saat itu, lanjutnya, kakeknya bersama temannya sedang mengambil batu untuk bahan bangunan di sungai tersebut, namun saat itu teman kakeknya malah menangkap sepasang ikan yang terlihat olehnya. Anehnya ikan tersebut saat ditangkap besar seberat 3 kilo.

“Padahal sudah diingatkan agar tidak ditangkap dan dibawa pulang, namun bandel dan tidak digubrisnya. Setibanya di rumah orang tersebut tidak sadarkan diri serta dinyatakan sudah meninggal. Ikan yang dibawanya juga menghilang dikeranjang yang dia bawa,” jelasnya.

Berdasarkan cerita dan pengalaman orang tua dulu, bahwa mitos Si Rawing masih melekat dimasyarakat hingga sekarang.

Bahkan, hingga kini jarang pula ada orang memancing di sungai Cilaku, karena sewaktu-waktu Si Rawing sering menampakkan dirinya. ***