Misteri Nenek Berpayung dan Kelelawar Raksasa di Jembatan Cipamuruyan Sukabumi

Irfan Rifaudin
Reporter Sukabumi Utara

Kabupaten Sukabumi – Jembatan Cipamuruyan yang terletak di Kampung Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi ternyata menyimpan cerita mistis yang tidak banyak diketahui oleh warga yang melintas di jembatan yang banyak merenggut nyawa itu.

Pada tahun 1970 warga sekitar menyebutnya jembatan Pamoroan (tempat berburu). Entah apa maksudnya, warga setempat juga tidak menjelaskan secara pasti. Saking seringnya warga menyebut jembatan pamoroan, akhirnya terkenal dengan sebutan jembatan pamuruyan

Berada diantara dua jalan menurun dari dua arah, bahkan dari arah Bogor setelah melalui jalan menurun ada tikungan tajam, sehingga seringkali terjadi kecelakaan kendaraan yang melintas.

“Mulai dari blong rem hingga tak kuat nanjak lalu terperosok ke dalam sungai, setiap kejadian yang jadi korban dari yang terluka parah bahkan tidak sedikit korban meninggal dunia,” terang Pariddudin (62) salah seorang warga sekitar.

Parid mengisahkan, masih di sekitar jembatan, konon sekitar tahun 1965 sering dijadikan tempat tempat mengundang makhluk halus atau sejenisnya. “Warga sini sering melihat mahluk misteri sesosok nenek berpayung merah melewati jembatan,” tuturnya.

Mahluk misterius itu juga kerap muncul disepanjang bantaran sungai atau diatas jembatan tatkala menjelang magrib atau sesudah magrib. “Seperti saat itu saya bersama anak-anak, ketika mendekati waktu maghrib, mengambil air di sekitar jembatan, sosok itu menampakan wujudnya berpayung merah,” ucapnya.

Kejadian serupa juga di ceritakan oleh Dedeh (60) masih warga sekitar. Bukan hanya sosok misterius itu saja. Dedeh bahkan sering melihat mahluk aneh terbang mengelilingi jembatan.

“Mahluk sejenis kelelawar raksasa terlihat terbang mengitari jembatan dan hilang begitu saja tanpa terlihat lagi wujudnya,” imbuh Dedeh sambil memegang pundaknya sepertinya merasakan sesuatu yang aneh. (Gung)