Lagi, Mafindo Ingatkan Warganet Bijak Gunakan Sosmed

Mafindo dalam sebuah aksi memerangi hoax, beberapa waktu lalu (Sumber foto : Metrotv.com)

Jakarta – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tidak akan berpolemik soal pernyataan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang menyebutkan adanya dugaan produsen hoax, terutama menjelang Pilpres 2019.

Pernyataan tersebut dilontarkan Mahfud usai Dialog Kebangsaan bertajuk Merawat Patriotisme, Progresifitas dan Kemajuan Bangsa di Stasiun Tugu, Yogyakarta, baru-baru ini.

Seperti diketahui Mafindo merupakan sebuah kelompok diskusi di laman Facebook dengan nama Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH). Forum ini fokus memerangi fitnah dan hoax atau berita bohong di media sosial.

Ketua Mafindo Aribowo Sasmito mengatakan forum yang dimpinnya ini tidak berada di jalur penindakan. Tidak menangani pelaku. Namun demikian, Mafindo bisa menelusuri dan menunjukkan sumber dari suatu kabar. validitas konten bisa di cek dan ditelusuri kebenarannya

“Akan selalu ada dua sisi. Pihak yang pro pemerintah akan menuduh pihak lawannya. Ini akan terjadi saling tuding dan nggak ada habisnya,” ujar Aribowo ketika dihubungi, Rabu (20/2/2019).

Dalam pandangannya, hoax ini seperti barang atau komoditas yang tergantung pada supply and demand. Selama masih ada pihak yang membutuhkannya dan mau menelan bulat-bulat kabar yang tidak jelas, maka hoax akan tetap ada.

Menjelang Pilpres 2019 , kondisinya saat ini sudah mulai menghangat. Karena itulah, Mafindo mengajak warganet dan semua stakeholder untuk bijak dalam bersosialmedia.

Warganet harus bersikap hati-hati dalam mengunggah serta forward suatu kabar yang belum tentu kebenarannya. Terpenting lainnya jangan mudah terpancing dan harus mau mengecek kebenaran dari suatu informasi.

Karena itu, lanjut Ari, ditengah tingginya tensi politik saat ini, Mafindo mengapresiasi jika ada tim peserta Pemilu 2019 yang mau melakukan edukasi digital pada para kader dan caleg mereka. (ton)