Akhirnya, Protes Warga Sunggapan Soal Jalan Rusak Temukan Titik Terang

Masaginews.com – Setelah melakukan aksi protes dengan cara membakar ban bekas hingga menanam puluhan pohon pisang di sepanjang Jalan Sunggapan, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya tuntutan warga menemukan titik terang.

Hal ini menyusul datangnya sejumlah material bangunan yang akan digunakan untuk perbaikan Jalan Sunggapan yang sejak beberapa tahun terakhir ini kondisinya rusak parah. Padahal lintasan tersebut menjadi akses utama bagi transportasi warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Cicantayan dan Kecamatan Cikembar.

Berdasarkan pantauan, sejumlah material bangunan yang sudah mulai ditempatkan di tepian Jalan Sunggapan tersebut berupa bebatuan seperti Pasir Batu (Sirtu) serta batu alam. Disamping itu juga satu unit alat berat sejenis Stum telah disiagakan di sekitar lokasi jalan yang akan diperbaiki.

Informasi menyebutkan, material bebatuan yang akan segera digunakan untuk proses pengerjaan jalan rusak tersebut berasal dari bantuan PT Jati Kawi Mandiri (JKM). Perusahaan transportasi kendaraan berat jenis truk tersebut selama ini ditenggarai menjadi penyebab terjadinya kerusakan jalan di daerah Sunggapan.

Sementara alat berat Stum didatangkan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi. Sejauh ini belum diketahui kapan dimulainya proses perbaikan jalan dilakukan. Seiring dengan adanya pasokan material jalan itu, warga akhirnya memutuskan untuk membuka blokade lintasan dengan cara menyingkirakan puluhan batang pohon pisang serta papan protes yang dua hari sebelumnya sengaja ditanam di sepanjang lintasan sebagai bentuk protes warga.

Menurut salah seorang warga, Dian mengatakan seluruh material jalan tersebut mulai dipasok pada Sabtu siang (5/5) sekira pukul 13.00 WIB. “Di beberapa titik lintasan sudah ada tumpukan bebatuan dan pasir yang sepertinya akan digunakan untuk perbaikan jalan,” ungkapnya. (Ruslan Abdul Ghani)