Pembahasan APBD Tepat Waktu, DPRD Ingatkan Perencanaan SKPD Harus Serius

Kota Sukabumi – DPRD Kota Sukabumi, mengingatkan agar pekerjaan pembangunan fisik yang bersumber dari APBD tahun 2020 tak lewat tahun. Selain hasil pembangunan tidak bisa segera dinikmati masyarakat, juga menjadi catatan kurang baik terhadap kinerja Pemkot Sukabumi.

“Kami di DPRD sudah berusaha maksimal agar pembahasan APBD tepat waktu. Tujuannya agar ada percepatan pembangunan. Jangan sampai anggaran tidak terserap dan pembangunan dilaksanakan loncat tahun,” ujar anggota DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi.

Yunus dari fraksi Golkar ini mengaku, hal tersebut tidak ingin terjadi pada tahun 2020. Meskipun, beberapa mata anggaran tidak terserap lantaran turunnya menjelang akhir tahun, sehingga tidak cukup waktu untuk di kerjakan.

“Tahun kemarin cukup jadi pelajaran. Sekarang semuanya harus terserap dan dapat terselesaikan, termasuk anggaran yang bersumber dari DAK dan Bantuan Provinsi Jabar, harus bisa terealisasaikan,” tegas dia.

Untuk itu, tambah Yunus, semua SKPD yang menangani proyek pembangunan harus matang dalam perencanaan. Sehingga pekerjaan pembangunan bisa tuntas sesuai jadwal dan terhindar dari permasalahan yang berulang.

“Apalagi saat ini evaluasi APBD Kota Sukabumi tahun Anggaran 2020 sudah beres dilaksanakan, jadi apalagi yang harus ditunggu,” ucapnya.

Kata dia, pimpinan daerah harus memiliki ketegasan dalam menggenjot jajarannya dalam membuat perencanaan yang baik. Menjadawalkan daftar pekerjaan yang sudah menjadi agenda di tahun ini dengan baik.

“Setidaknya tuntasnya evaluasi APBD tahun 2020, semua proyek yang akan dikerjakan sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) di bulan ini. Sebab proses lelang dan semacamnya cukup memakan waktu yang lama. Apalagi kalau terjadi gagal lelang, bisa-bisa tidak terserap lagi,” pungkasnya. ***