Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Peristiwa > Hukum & Kriminal > Pelaku Pemerasan Ratusan Wanita Ternyata Gunakan Identitas Warga Palabuhanratu

Pelaku Pemerasan Ratusan Wanita Ternyata Gunakan Identitas Warga Palabuhanratu

Masaginews.com – Tidak pernah terlintas dalam benak Mochamad Ridwan Darmawan, jika nama dan foto dirinya dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal untuk memperdaya dan memeras ratusan wanita, Jumat (13/04).

Warga Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ini baru menyadari hal tersebut setelah melihat postingan berita sebuah media online terkait penipuan dan pemerasan yang dilakukan oleh tiga  warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2-A Jelekong, Kabupaten Bandung. Rupanya selama ini para pelaku menggunakan nama dan foto dirinya untuk memperdaya dan memeras ratusan wanita melalui akun sosmed.

Saat ditemui Masaginews.com Ridwan membenarkan jika foto dan nama tersebut adalah dirinya, tapi ia menegaskan jika akun tersebut bukan miliknya.” Pertama kali liat diberita online saya bingung karena tidak merasa melakukan hal tersebut,” jelas Ridwan.

Ridwan baru mengerti setelah salah seorang wanita yang menjadi korban penipuan menghubungi dirinya, setelah berbincang lama dan sempat melakukan video call akhirnya korban percaya jika yang memeras dirinya selama ini bukanlah Ridwan yang dimaksud.’ Dari situ saya baru ngerti kalo foto dan nama saya ada yang manfaatin buat nipu,” ungkapnya.

Kejadian ini jelas sangat merugikan bagi Ridwan, meski demikian Ridwan tidak akan mengambil tindakan apapun, ia berharap masyarakat mengerti jika dirinya pun merupakan korban dari akal busuk para pelaku.” Mudah-mudahan masyarakat paham kalo saya juga korban,” tandasnya.

Seperti ramai diberitakan, tiga warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2-A Jelekong, Kabupaten Bandung berhasil menipu dan memeras ratusan wanita. Ketiganya memeras korbannya setelah terlebih dahulu berkenalan menggunakan akun dan identitas palsu. Setelah itu korban dirayu untuk mengirimkan foto dan video tanpa busana.

Berbekal rekaman video dan foto wanita yang diperdayai, para napi meminta para korbannya untuk menyerahkan sejumlah uang mulai dari Rp10 juta hingga Rp30 juta per minggu. Jika permintaan tersebut tidak dipenuhi mereka mengancam akan menyebarkan video dan foto tersebut ke media sosial. (*)

REKOMENDASI:

Sembilan Korban Miras Oplosan Mulai Pulih, Tujuh Masih Dirawat Masaginews.com- Sembilan dari 17 orang korban miras oplosan yang menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu, Rabu (11/4), dinyatakan pulih sehingga diperbolehkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing. "Sembilan orang k...
Polairud Polres Sukabumi dan KKP Melepasliarkan Udang Bernilai Miliara... Masaginews.com - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta II Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merilis...
Waspada! Skimming Ancam Pemilik Kartu ATM Reportase : Budi Setiawan Masaginews.com - Kepolisian Resor Sukabumi Kota menggelar pemeriksaan terhadap sejumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Jumat (16/03). Langkah ini bentuk antisipasi tindakan pencurian ...
Gegara Jembatan Rusak, Taksi Online Curian Ditinggal Pencurinya Masaginews.com - Mobil Toyota Avanza Veloz B 1303 ZFW berwarna silver milik sopir online Anggi Kurniawan (24) ditinggalkan begitu saja oleh tiga pencurinya di pinggir jalan di daerah Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi...
Sukabumi Disebut-sebut Jadi Lokasi Pelatihan Kelompok Teroris Masaginews.com - Nama Sukabumi kembali disebut dalam pengungkapan jaringan kelompok teroris yang beberapa waktu terakhir ini melakukan aksi pengeboman di beberapa daerah di Indonesia. Kali ini nama daerah yang berbata...