Akses Jalan ‘Butut’ Hambat Evakuasi Korban Keracunan di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi – Keracunan masal kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, dialami puluhan warga Kampung Babakan, Kedusunan Ciangkrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Informasi yang di himpun Masaginews.com, peristiwa keracunan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (16/9/2019). Semua korban berdasarkan pendataan ada sekitar 65 orang langsung ditangani medis, sementara tiga di antaranya harus di rujuk ke RSUD Palabuhanratu.

“Semuanya sudah ditangani medis. Dugaan sementara, para korban mengalami mual, pusing dan muntah akibat keracunan setelah mengkonsumsi makanan dari tetangga yang sedang menggelar hajatan,” tutur Unit Reaksi Cepat (URC) PB BPBD Kecamatan Simpenan Yayan Bastiar.

Namun, kata Yayan, pihaknya merasa kesulitan saat melakukan evakuasi para korban untuk menjalani pemeriksaan medis ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Cibuntu yang berjarak sekitar 7 kilometer. Karena, selain jarak yang jauh, juga akses jalan yang rusak dan sulitnya jaringan komunikasi.

“Karena akses jalan yang sangat jauh dan tidak adanya jaringan komunikasi mempersulit evakuasi,” ujarnya, Selasa (17/9/2019).

Sementara, Kapolsek Simpenan AKP Aguk Khusaini mengaku, akses jalan menjadi penghambat evakuasi korban. Bahkan akibat sulitnya medan yang dilalui evakuasi berjalan alot, hingga menghabiskan waktu lebih dari enam jam.

“Sulit medan, karena jalan rusak parah, saya kerahkan seluruh warga Ciangkrek yang punya motor untuk ngangkut korban, soalnya mobil gak bisa ke Ciangkrek. Evakuasi mulai jam 21.00 WIB sampai subuh,” imbuhnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti keracunan masal yang terjadi di Desa Mekarasih. Sebelumnya keracunan masal juga terjadi di Kecamatan Bantargadung, yang mengakibatkan warga satu kampung di Kampung Pangkalan Desa Bojonggaling yang juga diduga usai mengkonsumsi makanan. (M Rizal Jalaludin)