Banjir Bandang di Sukabumi, Ratusan Hektar Sawah dan Benih Warga Ludes

Kabupaten Sukabumi – Sekitar 200 hektare sawah warga ludes serta 500 liter benih ikan hanyut akibat banjir bandang yang menerjang pesawahan warga di Kampung Margaluyu, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/6/2020).

Kepala Desa Cimaja Raden Wahyu Cakraningrat mengatakan, sekitar puluhan juta kerugian untuk benih yang diderita warga. Sementara, untuk pesawahan masih di hitung.

“Sekitar 500 liter benih ikan, satu liter Rp 60 ribu, sekitar Rp 30 jutaan untuk ikannya saja. Di bawah juga infonya ada villa terkena, alhamdulillah gak ada korban jiwa. Cuma saya minta, pak Bupati, pak wakil Bupati untuk normalisasi sungai Cihaur,” terangnya.

Sementara, salah seorang warga yang sawahnya diterjang banjir bandang Ugan Suganda (51) mengaku, dirinya bersyukur bisa menyelamatkan diri saat kejadian air menerjang sawahnya.

Dirinya yang saat kejadian berada di sawah menceritakan detik-detik terjadinya banjir yang menghabiskan puluhan hektare sawah, serta menghanyutkan puluhan bahkan ratusan kilo ikan.

“Saya lagi benerin galengan (pematang sawah), hujannya asalnya kecil, tiba-tiba air naik dari sungai Cihaur, itu air meluap bersamaan dengan sampah,” ujar Ugan.

Menurutnya, air membanjiri sawah karena kondisi sungai dangkal, sehingga air meluap. Selain itu, terdapat juga selokan yang airnya meluap dan kondisi sawah yang dipenuhi air akibat hujan deras.

“Jadi air dari selokan yang akan ke sungai itu juga besar, air sungai sudah tidak muat air lagi, sehingga air beradu antara air sungai dan selokan, sehingga terjadi banjir bandang menghabiskan sawah,” kata Ugan menceritakan saat banjir menerjang sawah dan hanyutkan ratusan liter benih ikan.

“Nah itu air tumpah ke tempat sawah yang ada ikannya, ikannya sudah pasti hanyut abis,” ucapnya.

Beruntung, saat kejadian Ugan berhasil menyelamatkan diri ke area aman dengan jarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.

“Saya lari ke darat di dekat kandang domba milik saya, jaraknya ada sekitar 30 meteran,” katanya. ***