BMKG Nyatakan Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Kabupaten Sukabumi – Terkait bencana gempa bumi yang terjadi hingga berpotensi tsunami pada Jumat (02/08) malam sekira pukul 19.03 WIB, hal tersebut tentunya sangat membuat masyarakat resah. Termasuk masyarakat di sekitar wilayah pantai di Kabupaten Sukabumi.

Namun agaknya kini masyarakat bisa bernafas lega, sebab Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 tersebut berakhir.

Pernyataan tersebut dikeluarkan berdasarkan pertimbangan data observasi muka laut. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Pers dan Media BMKG Jakarta, Dwi Rini Endra Sari kepada Masaginews.com.

“Betul, kami sudah menyatakan bahwa peringatan dini tsunami sudah berakhir. Semoga selanjutnya kondisi akan terus aman,” singkatnya saat dihubungi Masaginews.com melalui aplikasi pesan singkat.

Sebelumnya warga yang berada di sekitar Pantai Citepus, Kabupaten Sukabumi geger dan panik khawatir akan adanya bencana tsunami, terlebih ada informasi bahwa air laut surut sekitar lima meter.

Namun, setelah adanya pemberitahuan berakhirnya peringatan tsunami dini, masyarakat yang semula memutuskan untuk mengungsi ke daerah yang lebih tinggi kini akhirnya kembali ke rumahnya masing-masing.

“Akhirnya setelah ada informasi berakhirnya peringatan dini tsunami, kepanikan warga mulai mereda dan kami kembali ke rumah masing-masing,” papar Wahdah (19), salah seorang warga Citepus.

Dengan hal ini, BMKG mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan menerima informasi terkait bencana dan memastikan informasi resmi dari BMKG yang diunggah melalui media sosial resmi. (M. Rizal Jalaludin)