Hindari Amukan Massa, Seorang Pelajar Diamankan di Koramil

Kabupaten Sukabumi – Seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Bogor, terpaksa diamankan ke Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 0713 Cicurug. Hal itu untuk menghidari amukan warga.

Informasi yang di himpun, warga di Cicurug kesal dengan ulah sejumlah pelajar yang kedapatan tengah melakukan aksi tawuran dengan pelajar lainnya. Akibatnya, warga pun mengejar sejumlah pelajar dan sebagain menangkapnya.

Asep (35) warga Cicurug mengaku, kesal terhadap pelajar yang melakukan tawuran. Karena sangat membahayakan, apalagi membawa sajam.

“Terus terang pak, saya sangat kesal kepada pelajar yang suka melakukan tawuran, sehingga kami pun sempat mengejar mereka dan akhirnya mereka berhasil diamankan warga dan langsung diantarkan ke Koramil untuk menghindari amukan warga,” katanya.

Pelajar yang diamankan, yakni AR (19). Pelajar yang duduk di bangku kelas 3 ini terpaksa diamankan di Markas Koramil 0713 Cicurug, lantaran dikejar warga yang sudah kesal dengan aksi tawuran.

Menurut penuturan AR, dirinya terpaksa melakukan tawuran lantaran diejek pelajar sekolah lainnya. Saat itu, AR yang tengah duduk dipinggir jalan usai pulang sekolah, tiba-tiba melintas sekelompok pelajar dari sekolah lain dengan menggunakan kendaraan umum (Bus), yang mengejek dan menantang.

Karena tak terima diejek, AR dan pelajar lainnya mengejar bus yang ditumpangi pelajar lain dengan menggunakan sepeda motor. “Saya merasa ditantang, karena mereka mengejek kami dan akhirnya kami pun mengejar sampai Cicurug, hingga sampai terjadi tawuran,” akunya AR kepada Masaginews (4/10/19).

Dalam aksi tawuran, kata dia, dirinya bersama pelajar lainnya kocar kacir lantaran warga sekitar mengejarnya. Sehingga, AR tertangkap dan dibawa ke Koramil. (Herwanto)