Ketika Do’a Raisalman, Penyandang Disabilitas Terjawab

Kabupaten Sukabumi – Ada yang mengalir deras dikelopak mata Titih, ibunda Raisalman (9) bocah disabilitas yang memiliki satu kaki, sedangkan sebelah lagi kakinya hanya sebatas dengkul.

Titih tak kuasa menahan haru dan bahagia saat menerima santunan dari salah seorang dermawan asal Kota Bogor, yang diantar ke rumah melalui utusannya. Tak henti-hentinya perempuan berusia 49 mengucapkan syukur dan terima kasih karena doa putranya ini terkabul.

“Alhamdulillah, terima kasih, terima kasih sudah berkenan membantu keluarga kami,” kata Titih sambil meraih tangan utusan dermawan itu seraya berlinang air mata.

Meski terlahir dalam keadaan begitu, Titih merasa bangga dengan semangat Salman dalam belajar disekolah dan tetap percaya diri ketika berinteraksi dengan teman sebayanya.

“Pagi-pagi dia sudah siap dengan seragam sekolah sambil berdoa semoga dapat bantuan kaki palsu, bersama temannya sekampung ini dia berangkat ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Qur’an, pulang tengah hari sejenak istirahat kemudian berangkat ke Madrasah Diniyah hingga waktu ashar, begitu semangatnya setiap hari,” terang Titih ditemani Nurhasanah, pendamping PKH kecamatam setempat.

Bantuan Terus Mengalir

Sehari kemudian, Senin (11/11) bantuan juga datang dari seorang donatur di Jakarta yang menyumbang kaki palsu.

“Senin sore kami dapat kabar bahwa salman harus ke Bandung untuk diukur kaki palsu yang dibutuhkan. Kami sekeluarga dijemput dan bermalam di Bandung. Esoknya kaki Salman diukur lalu diproses pembuatannya. Sorenya kaki palsu Salman sudah terpasang, dan kami diantar kembali pulang ke Cikakak,” terang Ratna Yulianti kakak sulung Salman kepada Masaginews.com. Rabu (13/11/2019).

Menurut Ratna, dalam dua hari ini Salman masih terlihat kaku menggunakan kaki palsu kebanggaanya, namun dia menilai Salman terlihat lebih ‘pede’ ketika bergabung dengan temannya.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa kepada semuanya. Kami berdoa semoga dapat pahala yang berlipat ganda,” lirihnya sambil memanjatkan doa.

Sebelumya, uluran bantuan juga diterima Salman berupa tongkat ketiak dari warga Kota Sukabumi, menyusul paket sembako. ***