Korban Serangan Ubur-ubur di Palabuhanratu Terus Bertambah

M Rizal Jalaludin
Reporter Sukabumi Selatan

Kabupaten Sukabumi– Korban serangan Ubur-ubur terus bertambah. Setelah belasan wisatawan terkena serangan binatang laut yang terlihat lunak itu, kini empat orang di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, mengalami hal serupa, sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (9/6/2019).

Komandan Tim Basarnas Pos Sar Sukabumi Vidi Octanuari menjelaskan, ke empat orang pengunjung yang tersengat ubur-ubur tersebut berjarak 200 meter dari lokasi Pos Pengamanan Wisata Pantai Istiqomah.

Usai tersengat ubur-ubur, wisatawan mengalami gatal-gatal dan merasakan panas. Beruntung korban langsung ditangani tim medis.

“Kondisi korban baik-baik saja karena sudah ditangani tim medis,” kata Vidi kepada Masaginews.com di Pos Pengamanan Pantai Istiqomah Citepus.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kata Vidi, pihaknya bersama tim pengamanan lainnya selalu mengingatkan pengunjung untuk tidak berenang terlalu ke tengah.

“Sudah memberi peringatan dan menegaskan pengunjung jangan terlalu berenang ke tengah, cukup dipinggirannya saja karena ombak juga masih pasang,” jelasnya.

Namun sayang, pihaknya tak menjelaskan secara rinci mengenai identitas keempat korban yang tersengat ubur-ubur di Pantai Istiqomah tersebut.

Sementara, dilokasi yang sama, Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom mengatakan, selain di Karang Hawu, saat ini ubur-ubur sudah berada di Pantai Karangpapak dan Citepus. Pihaknya juga meminta agar para pengunjung tetap waspada dan mentaati imbauan petugas keamanan.

“Saat ini ubur-ubur sudah mulai merenggut korban. Selain Karanghawu, Karangpapan dan Citepus juga ada,” tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 11 pengunjung Pantai Karanghawu disengat Ubur-ubur. Beruntung tim medis langsung melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan lebih lanjut. (Ricky)