Tawuran Antar Sekolah, Seorang Pelajar di Sukabumi Alami Luka Bacok

Kabupaten Sukabumi – Seorang pelajar NPS (15) mengalami luka bacok di kepalanya usai tawuran dengan sekolah lainnya, Minggu (8/9/2019) dini hari sekitar pukul 24.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, NPS yang diketahui sebagai pelajar kelas 3 di salah satu MTS di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala hingga dilarikan ke RS Syamsuddin Sukabumi.

Teman korban SL (15) mengatakan, bahwa dirinya bersama korban sudah merencanakan akan tawuran di suatu tempat.

“Awalnya saya dengan NPS dan teman-teman lainnya sudah janjian mau tawuran dengan sekolahan lain, karena mereka menantang saya sebulan yang lalu untuk berkelahi dan akhirnya saya ladenin,” katanya.

Tiba di tempat yang menjadi lokasi tawuran, ternyata pelajar dari sekolah lain sudah ada di tempat dan bersiap untuk tawuran. Akhirnya tawuran pun terjadi, hingga NPS terkena bacokan dibagian kepala.

Karena luka bacokan yang diderita korban cukup parah, akhirnya korban dibawa ke Rumah sakit untuk menjalani penanganan medis.

Orang tua korban, HM Sutisna mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut dari teman anaknya. “Saya tahu kejadian ini awalnya dari teman anak saya, dia datang kerumah saya sekitar Pukul 05.00 WIB, memberitahukan bahwa anak saya kecelakaan, dan berada di rumah sakit,” ungkap Sutisna kepada Masaginews, Minggu (8/9).

Setelah berangkat ke RS, kata dia, saat ditengah perjalanan, dirinya menerima telepon, kalau anaknya di rawat di RSUD Syamsuddin untuk mendapatkan penanganan medis, karena lukanya cukup parah.

“Awalnya saya menduga anak saya bener kecelakaan, tetapi ketika saya cek, ada kecurigaan kalau dia bukan kecelakaan, tetapi berantem, eh setelah saya desak dugaan saya benar, ibu NPS mengaku bahwa anaknya berantem,” tambahnya

Tak terima dengan peristiwa tersebut, tersebut, orang tua korban melaporkan kejadian tawuran tersebut kepada pihak berwajib. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak kepolisian. (Herwanto)