Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Inspirasi > Pesantren Amerika Memulai Renovasi dan Kegiatan Komunitas Imam Shamsi Ali

Pesantren Amerika Memulai Renovasi dan Kegiatan Komunitas Imam Shamsi Ali

“Niat baik untuk sebuah tujuan mulia pasti ada jalannya”. Ungkapan di atas adalah nasehat seorang teman dekat kepada saya ketika saya mengutarakan niat untuk membangun pondok pesantren di Amerika Serikat. Sebuah ide “gila” kata orang lain yang agak pesimis saat itu. Betapa tidak. Saya menyampaikan ide itu ketika lokasi belum jelas, apalagi uang untuk membeli lokasi juga tidak jelas. Saya katakan uang dan bukan rezeki. Sebab rezeki sudah pasti bagi kita. Walau uang belum tentu ada di kita.

Memang sejak 3 tahun berjalan saya punya obsesi besar untuk mendirikan “Muallaf Center” di kota New York. Sebuah cita-cita besar merespon kepada kebutuhan bagi para muallaf yang bertambah setiap tahunnya. Bahkan ingin menjadikannya sebagai pusat pengkaderan imam dan da’i dari kalangan muallaf, yang mayoritas orang-orang asli Amerika.

Sayang keinginan untuk mendirikan muallaf center itu mandeg karena satu dan lain hal. Qadarallah (Allah memutuskan lain) saya sempat pessimis untuk melanjutkan usaha pendirian muallaf center itu. Hingga suatu ketika tiba-tiba Allah membuka jalannya yang lain. Bahwa sebuah niat baik untuk tujuan baik itu pasti ada jalannya.

Saya yakin karya baik itu bagaikan mentari di ketinggian. Selalu memancarkan cahayanya menyinari alam semesta, memberikan energi positif bagi kehidupan. Dan kalaupun suatu saat terhalangi awan, sang mentari terus eksis di atas sana. Demikian seorang Mukmin dengan karyanya.

Dia tak terhenti menebarkan cahaya dan energi positif. Berada di ketinggian ilahi dalam visi (niat) dan karya (amal). Tak surut apalagi mati karena terhalang awan. Dia akan eksis dalam kebajikan hingga Allah menentukan baginya jalan lain.

Di tengah kagalauan mencari jalan lain untuk terwujudnya muallaf center itu, saya mendapat tawaran untuk membeli sebuah lokasi yang dulu pernah dijadikan sekolah oleh Komunitas Asia Selatan. Tanpa pikir panjang saya iyakan untuk membeli lokasi sekolah itu. Sekali lagi, “niat baik untuk sebuah tujuan mulia pasti ada jalannya”.

Alhamdulillah, lokasi itu kini telah dimiliki (oleh Nusantara Foundation). Dengan luas sekitar 7.4 hektar, terletak di sebuah kota kecil nan indah bernama Moodus, Connecticut, sangat sesuai untuk dijadikan pusat pendidikan Islam masa depan. Saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah ikut mengambil bahagian dalam proses pembeliannya. Lokasi yang berjarak sekitar 120 km dari kota New York, sekitar 2 jam perjalanan dengan mengendarai mobil itu siap dipakai untuk ragam kegiatan Islam dan komunitas.      Halaman selanjutnya…

REKOMENDASI:

Mengenal Sosok Ida Farida yang Mengajarkan Sabda Alam Kepada Muridnya Masaginews.com - Hari Pendidikan Nasional selalu menjadi momen penting untuk menorehkan prestasi atau perkembangan didunia pendidikan, demikian juga bagi guru dan murid-murid di SDN Cikurutug, Desa Pasawahan, Kecamatan C...
Bermodalkan 20 Buku, Kini Pusling di Pajampangan Menggeliat Datangi SD Masaginews.com - Gerakan gemar membaca sedari dini memang seharusnya digalakkan dari mulai lingkup terkecil yakni keluarga dan lingkungan sekitar. Namun sayangnya budaya membaca ini seolah tergerus oleh kecanggihan gadge...
Tabligh Akbar Meriahkan Puncak Milad  Wapas 44 Palabuhanratu Reportase: Deri Herdian Masaginews.com - Puncak Milad ke 3 Komunitas Warga Pasar (Wapas) 44 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/03) malam nanti akan dimeriahkan Tabligh Akbar. Rencananya kegiatan ini akan di ...
Ratusan Ekor Ayam Pelung Berkokok Adu Merdu di Sukabumi Kota Sukabumi - Sebanyak 400 ekor Ayam Pelung yang berasal dari seluruh pelosok negeri, adu merdu dalam berkokok pada kontes terbuka tingkat nasional yang digelar di Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi (12/08). Gelara...
Ratusan Pecinta Burung Berkicau Berlaga di Palabuhanratu Masaginews.com - Ratusan pecinta burung berkicau yang datang dari berbagai daerah di Jakarta dan Jawa Barat, Minggu (29/4), saling mengadu kehebatan hewaan peliharaannya dalam kontes yang digelar di GOR Venue Palabuhanra...