Jumat, Agustus 17, 2018
Home > Berita Pilihan > PILWALKOT SUKABUMI RENTAN PEREDARAN UANG PALSU

PILWALKOT SUKABUMI RENTAN PEREDARAN UANG PALSU

Masaginews.com – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Sukabumi 2018 ternyata rentan terjadinya peredaran uang palsu (Upal). Meski kecil, namun Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat menilai potensinya ada.

“Kota Sukabumi ada, tapi tidak tinggi sih,” ujar Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat usai menghadiri rapat di Balai Kota Sukabumi, Rabu (20/12).

Pengawasan terhadap uang palsu, jelas Wiwiek, bukan hanya ada saat momen seperti Pilkada saja. Namun sering terjadi pada pemilihan legislatif juga, seperti pada tahun 2013 dan 2014 saat pemilu serta pileg terdapat adanya uang palsu yang beredar.

Sebagai antisipasi, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kejaksaan, kepolisian dan pengadilabln serta Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) yang dimiliki Bank Indonesia.

“Kita petakan daerah mana saja yang rawan terjadai peredaran upal di 16 kota dan kabupaten yang menggelar Pilkada serentak, termasuk satu pemilihan gubernur di Jawa Barat ini,” tutur Wiwiek.

Ditegaskannya, peredaran uang palsu saat pilkada di Kota Sukabumi sendiri potensinya ada, namun tidak besar bila dibandingkan dengan daerah lainya. Seperti Sumedang, Kota Cimahi dan Subang yang dianggap banyak peredaran uang palsunya.

Secara keseluruhan, peredaran uang palsu di Jawa Barat persentasenya kecil yakni 0,007 persen. Namun kalau jumlah lembarannya masih ada sekitar 13.500 lembar yang beredar sampai dengan bulan November 2017.

“Kalau persentasenya sih kecil ya, hanya 0,007 persen. Tapi ternyata terus turun,” katanya.

Bank Indonesia, ungkap Wiwiek, terus melakukan sosilaisiasi dan pemahaman kepada masyarakat agar bisa tahu.

“Hanya dengan pemahaman dan sosialisasi yang terus kita lakukan, upaya pemalsuan akan terus berkurang,” pungkasnya. (Yonk)

REKOMENDASI:

KAGETNYA KETUA BK DPRD KABUPATEN SUKABUMI DENGAR JANDA ANAK TUJUH TING... Masaginews.com - Derita Ikah (35) janda beranak tujuh warga Kampung Panyairan RT 03/31 Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi yang tinggal di rumah tidak layak huni sampai juga ke telinga wakil rakyat. "...
PRESTASI KELOLA SAMPAH, WARGA OTISTA PALABUHANRATU SUKABUMI DAPATKAN C... Masaginews.com - Sebanyak 15 unit Becak Motor (cator) yang canangkan Dinas Perumahan,Pemukiman dan Kebersihan (Perkimsih) Kabupaten Sukabumi, diberikan kepada 15 Rukun warga (Rw) di Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Suk...
POLRES SUKABUMI KOTA AMANKAN 12 PENGGUNA DAN PENGEDAR NARKOBA Masaginews.com - Hanya dalam waktu dua minggu, Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam pengedaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. ...
PEMKAB SUKABUMI APRESIASI BPJS NAKER MASAGINEWS.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengapresiasi terobosan yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Sukabumi dengan mensosialisasikan pentingnya program BPJS Ketenaga...
WAKAPOLRES : OPERASI ZEBRA EFEKTIF KURANGI LAKA LANTAS MASAGINEWS.com - Dari tahun ke tahun, operasi zebra yang di gelar oleh jajaran kepolisian dinilai efektif untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Indonesia. Terhitung, dari jumlah kecelakaan lalu lintas ...