Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Berita Pilihan > POLISI TEMBAK SATU PELAKU PEMBUNUHAN SOPIR TAKSI ONLINE DI SUKABUMI

POLISI TEMBAK SATU PELAKU PEMBUNUHAN SOPIR TAKSI ONLINE DI SUKABUMI

Masaginews.com – Satu dari empat pelaku pembunuhan sopir taksi online yang mayatnya di temukan di Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas saat dilakukan penangkapan oleh tim gabungan dari Dit Krimun Polda Jabar dan Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sukabumi AKBP. Nasriadi dalam jumpa pers terkait penangkapan para pelaku di halaman Mapolres Sukabumi pagi tadi. Senin (01/01/18).

Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan jenazah korban pada hari senin 25 Desember 2017 sekitar pukul 10.30 WIB di Jl. Raya Cikotok tepatnya di Lamping Harja, kampung Naringgul, Desa Karang Papak Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

“Setelah menerima laporan kami langsung berkordinasi dengan anggota Subnit Jatanras Polda Jabar untuk melakukan pengejaran, hingga akhirnya para pelaku berhasil di tangkap di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi”.

Kapolres menambahkan, modus operandi yang dilakukan para pelaku dengan berpura pura jadi penumpang Taksi Online yang di pesan melalui aplikasi Grab oleh tersangka YA als Vino (22) warga Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Empat pelaku pembunuh sopir taksi online yang berhasil ditangkap (Edo/masaginews.com)

Sementara tiga lainnya yakni RR alias Rama, UH alias Ogah (44) serta IS alias Kribo merupakan warga Kabupaten Sukabumi.

“Yang dua atas nama RR dan UH merupakan eksekutor sementara IS merupakan perantara jual beli barang hasil kejahatan, masih ada dua pelaku lagi yang masih dalam pengejaran dan masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO)”, terangnya.

Kapolres juga menambahkan, salah seorang pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

“Untuk pelaku utama atas nama YA alias Vino, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas pada kaki bagian kiri karena berusaha melarikan diri saat dilakukan penangkapan”.

Atas perbuatannya para pelaku di ancam dengan pasal 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara serta pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup. (Edo/Dick)

REKOMENDASI:

Bupati sukabumi meninjau Operasi pasar Murah (OPM) Kegiatan Operasi pasar Murah di Kecamatan Sukalarang adalah suatu momentum yang baik untuk menanamkan nilai–nilai keagamaan, meningkatkan ketaqwaan, akhlak dan keimanan serta menumbuhkan rasa kepedulian, empati dan keb...
WAKIL BUPATI SUKABUMI MENGHADIRI PELANTIKAN KEPALA PERWAKILAN BPKP JAW... Bertempat di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono menghadiri pelantikan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan BPKP Propinsi Jawabarat, Senin ( 24/07) Gubernur Jawa...
Lima Tahun Polisi Kecolongan, Warga dan MUI Gerebek Gudang Miras Kabupaten Sukabumi - Polsek Sukaraja menggerebeg gudang yang berada di  RT 03/10, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi yang menyimpan ribuan kardus minuman keras. Warga yang sudah geram pun mencoba...
Terungkap, Pria Asal Perum Cidahu Tewas Akibat Penyakit Komplikasi Kabupaten Sukabumi - Penyebab kematian Iin Tajudin (47) pria yang ditemukan meninggal bersimbah darah di rumahnya mulai terkuak. Diduga korban mengidap penyakit jantung dan darah tinggi. Pihak kepolisian menyatakan ha...
Di Kampung Lio, Wajah Presiden Soekarno Hingga Jokowi Terlukis di Temb... Kabupaten Sukabumi - Ada suasana yang berbeda di Kampung Lio RT 03/06, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Pemukiman warga yang berada tidak jauh dari pusat ibukota Palabuhanratu ini, tampak lain d...