Beda Data Antara Kantor Imigrasi dengan Didukcapil Soal WNA Di Sukabumi

Sumber: Media Sosial
AR Rohman
Editor

Kabupaten Sukabumi – Terkait keberadaan orang asing yang memiliki e-KTP khususnya yang berada di Kabupaten Sukabumi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat mencatat hanya ada 23 orang sesuai dengan jumlah pemilik Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Berbeda dengan data jumlah WNA di Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi yang menyebutkan jumlah WNA pemilik KTP sebanyak 40 orang sesuai dengan data pemilik KITAP.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Sofyan Effendi mengatakan sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2006 dan UU No 24 tahun 2013 bahwa WNA yang sudah mendapatkan KITAP dari Imigrasi itu wajib membuat KTP-el.

“Selain UU tersebut dalam Perpres 96 tahun 2018 bahwa WNA pemegang KITAP itu punya hak untuk mendapatkan e-KTP,” katanya kepada Masaiginews.Com, Rabu.

Sehingga pihaknya berkewajiban membuatkan e-KTP untuk WNA. Namun pihaknya menyayangkan menjadi ramainya kepemilikan KTP bagi WNA. Sebab masyarakat tidak tahu bahwa WNA juga wajib mempunyai identitas kependudukan.

Lanjut dia, di Sukabumi ada sekitar 500 orang lebih WNA. Akan tetapi yang memiliki e-KTP sesuai dengan aturan yaitu yang sudah memiliki KITAP baru 23 orang.

Namun saat ditanya mengenai WNA tercantum atau terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum, pihaknya tidak tahu menau, Sofyan menegaskan hal tersebut merupakan ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Adapun sekarang yang bersangkutan tercantum misalnya di dalam daftar pemilih, itu ranahnya di KPU, tanyanya harus ke KPU dan diharapkan di Kabupaten Sukabumi mudah-mudahan tidak ada WNA yang masuk dalam DPT,” ujarnya.

1
2