Diduga Melakukan Pelanggaran APK di Sukabumi, Icuk Sugiarto Disidang Bawaslu

Kota Sukabumi – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi gelar sidang penyelesaian administratif Pemilu 2019 terkait adanya laporan dugaan pelanggaran alat peraga kampanye yang di lakukan oleh Calon Anggota DPR-RI dari Partai Hanura Icuk Sugiarto di Kantor Bawaslu Kota Sukabumi.

Menurut Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asi, sidang tersebut di gelar karena adanya laporan dari Panwaslu Kecamatan Warudoyong terkait pelanggaran zona pemasangan APK.

“Agenda sidang barusan adalah mendengarkan laporan dari pelapor dalam hal ini Panwascam Warudoyong” tuturnya setelah sidang di kantor KPU Kota Sukabumi.

Dikatakannya, berdasarkan hasil laporan, Icuk Sugiarto diduga melanggar aturan Bawaslu tentang pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di zona terlarang.

Padahal menurutnya, Panwaslu Kecamatan Warudoyong dan Bawaslu Kota Sukabumi sebelumnya telah memberikan sosialisasi kepada peserta pemilu untuk mematuhi aturan-aturan dalam kampanye. Salah satunya tentang peraturan pemasangan APK.
“Secara lisan terlapor menanggapi kalau hal tersebut adalah sebuah kelalaian,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk tanggapan terlapor secara tertulis akan disampaikan pada sidang pemeriksaan kedua dengan agenda mendengarkan tanggapan terlapor yang akan di gelar pada Jum’at (8/3) nanti.

“Jadi saat ini masih proses pemeriksaan atas tuntutan dari pihak pelapor dan belum tentu terlapor tersebut dinyatakan bersalah,” imbuhnya.

Sementara, menurut sekretaris Tim Pemenangan Icuk Sugiarto, Timan Sutiman menyebutkan bahwa kehadirannya di Kantor Bawaslu ini untuk melaksanakan kewajiban atas panggilan terkait pelanggaran yang dilaporkan oleh Panwas Kecamatan setempat kepada Bawaslu Kota Sukabumi.

“Kami akan taat dan patuh terhadap aturan dari Bawaslu, betul kami sadar sudah menyalahi aturan tapi itu karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi,”beber Timan.

Dia mengungkapkan bahwa ketidaktahuannya itu karena tidak ada surat teguran yang sampai kepada timnya. Jika saja surat teguran tersebut datang kepada timnya, maka pihaknya akan menurunkan dan memindahkan APK tersebut.

“Menurut Bawaslu surat teguran tersebut sudah disampaikan ke Partai Hanura di Kota, tapi kami tidak menerimanya. Hingga anggapan kami tidak bermasalah,”pungkasnya.

Reporter: M. Rizky
Editor : Agung Sugiharto