Selasa, Agustus 21, 2018
Home > Otonomi > Politik > Pukul 18.00 WIB Waktu Terakhir Bagi Paslon Serahkan LPSDK

Pukul 18.00 WIB Waktu Terakhir Bagi Paslon Serahkan LPSDK

Masaginews.com – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi diberi batas waktu menyampaikan laporan atau perkembangan Laporan Penerimaan dan Sumbangan Dana Kempaye (LPSDK) sampai tanggal 20 April hari ini. Namun demikian, sampai saat ini belum ada paslon yang mengkonfirmasi ke KPU akan segera melaporkan LPSDK-nya dalam waktu dekat ini, Jumat (20/4).

“Sampai saat ini belum ada yang melaporkan LPSDK. Tapi kami tunggu, karena batas akhirnya sampai jam 18.00 WIB,” kata Dedi Setiadi, Komisioner bidang hukum KPU Kota Sukabumi saat ditemui di Kantornya, Jumat (20/4).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Dedi, bahwa laporan yang diserahkan ke KPU Kota Sukabumi ialah model LPSDK1-Parpol, atau laporan sumbangan dana kampanye kepada pasangan calon, kemudian lampiran model LPSDK1-Parpol adalah untuk daftar penerima sumbangan dana kampanye”Ada juga model LPSDK 2-Parpol, atau format surat pernyataan tanggung jawab dan surat pernyataan penyumbang pihak lain perseorangan,” jelas Dedi.

Selain itu,tambah Dedi, masih ada surat pernyataan untuk penyumbang pihak-pihak lain ke kelompok dan surat pernyataan penyumbang pihak lain badan hukum swasta, serta soft copy laporan penerimaan sumbangan dana kampanye. Meskipun begitu, KPU akan menerima data yang diserahkan oleh setiap paslon. Walaupun, data yang diserahkan tidak lengkap.”Berapapun lampiran yang diserahkan akan kami terima,” ujarnya.

Sehingga, kata Dedi, saat pengumuman LPSDK pada Sabtu (21/4) mendatang, KPU hanya mengumumkan sesuai yang diserahkan oleh paslon dan hanya menerima laporan yang memenuhi syarat. Jadi menurut Dedi, kembali lagi ke kejujuran setiap paslon. Sebab KPU akan mengumumkan apa adanya sesuai dengan yang dilaporkan oleh setiap paslon.”Kita hanya menerima laporan sesuai dengan yang telah ditentukan. Kalau isi dari laporannya nanti pihak akuntan publik yang memeriksanya,” paparnya.

Karenanya ia mengingatkan, sumbangan itu tidak hanya bersifat uang. tetapi, benda bergerak dan tidak bergerak pun bisa termasuk ke dalam sumbangan.

“Sumbangan itu bisa makanan, jasa, kaos ataupun barang lainnya,” pungkasnya. (Budi Setiawan )

REKOMENDASI:

Satu Unit Mesin Jahit dari Tjiptaning Untuk Warga Cijangkar Masaginews.com - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kampung Cijangkar RT02 RW02, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Rabu (21/3). Dalam ...
Sapa Warga Cisarua, ‘Faham’ Nostalgia Lagu Farid Hardja Masaginews.com - Sapa warga Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2 Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham) di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikok, Selasa (13/03) sedikit berbeda. Kenapa berbeda?, ...
Partai Gerindra Klaim Asyik Ungguli Rindu di Jabar Kota Sukabumi - Ketua DPP Partai Gerindra Heri Gunawan mengatakan berdasarkan hasil quick count pada Pilkada Jawa Barat pasangan nomor urut satu Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Umum atau Rindu lebih tinggi dari pasangan nom...
Gandeng Kemenag, Panwaslu: Masih Ada yang Kampanye di Tempat Ibadah Masaginews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi untuk mengawasi jalannya kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota serta Pemilihan Guber...
‘Asyik’ nya Sudrajat Blusukan di Pasar Cisaat Sukabumi Masaginews.com – Calon Gubernur Jawa Barat Nomor urut 3 Sudrajat mengawali agenda tiga hari agenda kampenyenya di Sukabumi dengan mengunjungi Pasar Semi Modern (PSM) Cisaat, Jumat (23/03). Sudrajat yang berpasangan de...